Launching CorpU Sekadau, Wabup Ingatkan,ASN Bisa Mengembangkan Diri Tanpa Harus Lewat Diklat
Gawai Dayak Sekadau Siap Digelar 21 Juli 2026, Persiapannya Capai 90 Persen
Dua Rumah di Sungai Alai Sanggau Ludes Dilalap Si Jago Merah
TERNATE, OT - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Ake Gaale Kota Ternate memberikan kabar gembira bagi masyarakat Kota Ternate.
TERNATE, OT - Pemerintah Kota Ternate menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan ketahanan pangan nasional, khususnya di kawasan kepulauan. Hal ini ditunjukkan lewat kehadiran Wali Kota Ternate, Dr. H. M. Tauhid Soleman, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Bidang Pangan yang dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Dr. (H.C.) Zulkifli Hasan, di Hotel Bela, Ternate, Rabu (5/8/2026).
Rakor strategis ini turut dihadiri Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos, jajaran menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, serta para Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Maluku Utara. Pertemuan lintas sektor tersebut difokuskan pada penyelarasan program prioritas pemerintah pusat dengan pemerintah daerah untuk mengantisipasi tantangan ekonomi global dan ketersediaan pangan di daerah. Terdapat tiga agenda utama yang menjadi sorotan dalam rakor tersebut, doantaranya, Pembangunan 2.000 Kampung Nelayan. Langkah strategis ini, guna memperkuat sektor kelautan dan perikanan sebagai pilar pangan wilayah pesisir. Selain itu, Rakor juga menyoroti Percepatan Infrastruktur Program Makan Bergizi Gratis (MBG): Penyiapan sarana pendukung MBG yang difokuskan pada kawasan 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Serta Pelaksanaan Operasi Pasar sebagai upaya intervensi langsung pemerintah untuk menjaga keterjangkauan dan stabilitas harga bahan pokok di masyarakat. Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan menekankan bahwa keberhasilan program-program nasional ini sangat bergantung pada kolaborasi erat antara pusat dan daerah. "Sinergi lintas sektor adalah kunci utama agar ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas harga pangan dapat terwujud secara merata hingga ke daerah," ujar Zulkifli Hasan.
Kehadiran Wali Kota Ternate, Dr H M Tauhid Soleman, menjadi bentuk kesiapan Pemkot Ternate untuk menyelaraskan kebijakan daerah dengan arah pembangunan nasional.
Sebagai wilayah kepulauan, Maluku Utara, termasuk Ternate, memiliki tantangan geografis dan infrastruktur tersendiri dalam distribusi pangan.
Rakor ini menjadi wadah penting bagi para kepala daerah untuk menyampaikan aspirasi dan mengoordinasikan langkah percepatan pembangunan, khususnya terkait penguatan rantai pasok pangan di wilayah 3T.
Rapat koordinasi tingkat regional ini berlangsung komprehensif dengan hadirnya sejumlah pejabat tinggi negara dan pimpinan daerah, antara lain, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi: H. Yandri Susanto, Wakil Menteri Dalam Negeri: Dr. H. Bima Arya Sugiarto, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI: Eko Hendro Purnomo, Wakil Gubernur Maluku Utara: Sarbin Sehe, Sekretaris Daerah Prov. Maluku Utara: Drs. H. Samsuddin Abdul Kadir, serta jajaran Forkopimda Maluku Utara.
Melalui rakor ini, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota se-Maluku Utara dapat terjalin semakin solid demi mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan dan merata bagi seluruh masyarakat.
SEKADAU, OT - Untuk mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah kerjanya, PT. DSN Grup setiap tahun selalu mengelar Apel persiapan antisipasi Karhutla.
Pentingnya mengantispasi kebakaran adalah karena dampak utama karhutla meliputi penurunan kualitas udara, gangguan kesehatan, dan kerusakan ekosistem. Apel ını bertujuan untuk mempraktekkan cara menangani serta mencakup pencegahan dini,. dengan pemadaman darurat dan penegakan hukum. Karena dampak lainnya adalah adanya Asap tebal memicu penyakit ISPA, asma, dan iritasi mata. "Bahkan habitat satwa musnah dan emisi gas rumah kaca meningkat" kata Maldrison Manager Humas PT Agro Andalan dalam sambutanya saat pelaksanaan apel, Rabu (29/07/2026) di wilayah kebun PT. Agro Andalan Desa Setawar kecamatan Sekadau Hulu. Selain itu, dampak lain akibat Karhutla juga terhadap pertumbuhan Ekonomi dan Sosial, jarak pandang turun, transportasi terganggu, dan aktivitas warga lumpuh. Sehingga dengan kegiatan Apel ını, kami dari Management PT. DSN grup membuat kesiapan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadi Karhutla di wilayah kerja PT. Agro Andalan di wilayah Sekadau serta anak perusahaan lain yang berada di kabupaten Sintang. Hanya saja, Apelnya kita gelar di wilayah perkebunan PT Agro. Selain itu kami juga melakukan langkah-langkah pencegahan dengan melakukan kordinasi dengan pihak Desa dengan membuat himbauan larangan membakar lahan, sosialisasi kepada warga, dan patroli titik api setiap harinya,.mengunakan tower di setiap kantor devisi wilayah kebun. "Hal yang juga kami lakukan untuk melakukan pemadaman dilokasi jika terjadi kebakaran adalah dan sarana operasi darat, dengan cara pembuatan sumur bor, penyekatan kanal gambut, dan water bombing udara," ungkapnya. Hadir pada kegiatan Apel tersebut Pimpinan dan Staf PT DSN Group wilayah Sekadau dan Sintang, Polres Sekadau, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Perwakilan dari KPPP kabupaten Sekadau, kepala BPBD, KPH UPT Sekadau, Camat Sekadau Hulu, Mapolsek Sekadau Hulu, Danramil Sekadau Hulu dan Kepala Desa binaan PT. Agro Andalan. Dari kabupaten yang hadir Perwakilan dari DLH kabupaten Sintang, KPH UPT Sintang, camat Sepauk, Camat Tempunak, Kapolsek, Sepauk Danramil Sepauk dan Kepala Desa Binaan PT KAP, DPS, PSA serta undangan lainnya
Memilih kamera mirrorless full-frame bisa menjadi tantangan tersendiri, terutama dengan begitu banya ...
Nyayian dan teriakan di tribun Gelora Kieraha (GK) Ternate, akan kembali menjadi saksi sejarah ...
TERNATE, OT - Setelah sukses menggelar nonton bareng (nobar) piala dunia 2026, Peme ...