MITRA
Ayo Ke Ternate
sample52

Menghidupkan Kembali Kejayaan Jalur Rempah di Hotel Borobudur

Sekadau
sample52

ππ‘π„π€πŠπˆππ† 𝐍𝐄𝐖𝐒 - Kecelakaan, Bus Damri Rute Sintang-Pontianak Masuk Jurang di Desa Penyeladi

Bappelitbangda
sample52

Pemkot Ternate Libatkan Generasi Muda dalam Perencanaan Pembangunan

Sekadau
sample52

Wabup Subandrio Hadiri Penutupan Festival Budaya Melayu ke-IV

BERITA TERKINI

PSBS Biak vs Malut United, Derby Timur Tim ''Terluka''

TERNATE, OT - Malut United akan bertandang ke marlas sementara PSBS Biak,di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Daerah Istimewah Yogyakarta, pada Selasa (28/4/2026).

NASIONAL

Peringati Hari Bumi, Ternate Gelar ''Jam Bumi''

TERNATE, OT - Di tengah upaya pemerintah melakukan efesiensi, Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate merespon fengan menggelar aksi Jam Bumi atau yang dikenal “Earth Hour” dalam rangka peringatan Hari Bumi yang jatuh pada 22 April setiap tahunnya.

Aksi ini akan dilaksanakan pada Sabtu 25 April 2026 malam, dengan memadamkan lampu (bukan listrik) di Kota Ternate selama 1 jam, mulai pukul 21.00 WIT.

Sekretaris Kota (Sekot) Ternate, Dr Rizal Marsaoly mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota serta pelaku usaha, untuk memadamkan lampu selama 1 jam secara serentak dan bersama.

Hal ini merupakan wujud kecil dari terimakasih kepada bumi yang telah memberikan kehidupan dan penghidupan.  

“Langkah kecil ini diharapkan akan menjadi kebiasaan dari setiap kita untuk menghargai bumi kita, khususnya bumi Kie Raha. Tidak sekadar itu, jika ini menjadi kebiasaan, dengan mematikan lampu yang tidak perlu, maka dampaknya akan lebih besar. Emisi bisa berkurang, pengeluaran belanja rumah tangga dan usaha juga bisa dihemat, emisi juga akan berkurang, dan yang paling penting, kesadaran untuk menjaga bumi ini,” terang Rizal.

Orang nomor tiga di jajaran Pemerintah Kota Ternate itu menambahkan, aksi ini sangat sejalan dengan berbagai program Pemerintah dalam upaya melakukan penghematan di berbagai sisi. Belum lagi saat ini lonjakan harga energi yang luar biasa akibat perang global.

“Mari bersama-sama kita lakukan hal-hal kecil sebagai wujud terimakasih kita kepada bumi ini. Matikan lampu yang tidak perlu, membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan plastik, menanam pohon di lingkungan kita masing-masing, dan saling mengingatkan satu sama lain akan pentingnya melakukan hal-hal kecil untuk bumi,” tambahnya.

Puncak aksi Jam Bumi akan dilaksanakan di Benteng Oranje pada Sabtu malam, pukul 21.00-22.00 WIT.

Seribu kantong belanja non platik juga akan dibagikan kepada warga yang ikut menghadiri agenda teraebut di kawasan Benteng Oranje.

Pemkot Ternate juga memberikan apresiasi yang luar biasa atau dukungan Harita Nickel dalam setiap program lingkungan yang ada di wilayah Ternate sebagai pintu gerbang Maluku Utara, terlebih dalam aksi Jam Bumi di Maluku Utara.

Aksi Jam Bumi kali ini merupakan yang kedua di Maluku Utara dan Ternate. Gerakan dunia ini seharusnya berlangsung pada 28 Maret 2026 lalu di seluruh belahan bumi dengan mematikan lampu dari pukul 20.30 selama satu jam di wilayah masing-masing.

Setiap tahunnya, dunia melaksanakan aksi Jam Bumi pada malam minggu, minggu ke tiga di bulan Maret. Aksi kecil untuk bumi ini merupakan bentuk terimakasih dan juga upaya bersama mengurangi beban bumi.

“Mari kita berikan satu jam untuk Bumi Kieraha, khususnya Ternate. Dan terimakasih tuk Harita yang telah menginisiasi aksi ini”, tutupnya.

 


Hadiri Muscab PKB Halsel
20 April 2026

Gempabumi 5,5 SR Kembali Guncang Maluku Utara

TERNATE, OT - Gempabumi berkekuatan 5,5 SR kembali mengguncang wilayah Ternate di Provinsi Maluku Utara, Kamis (2/4/2026) malam, sekira pukul 23:13 WIT.

BMKG mencatat, pusat gempa berada di 107 km Barat Laut Jailolo-Halmahera Barat pada lokasi 1,39 LU-126,56 BT dengan kedalaman 10 Km. Gempa terasa hingga di Kota Ternate.

Sejumlah warga berlarian keluar rumah karena masih trauma dengan gempabumi yang terjadi pada pagi tadi.

Pemerintah Kota Ternate telah menetapkan status darurat bencana gempabumi selama 14 hari kedepan.

Pemerimtah daerah juga menghimbau warga untuk tidak panik namun tetap berikhtiar dan meningkatkan kewaspadaan.

Pemda juga meminta warga untuk tidak mudah percaya pada isu dan informasi yang belum jelas kebenarannya. Pastikan informasi dari Pemerintah atau BMKG setempat.

 


NUSANTARA
VIDEO
BISNIS
TERPOPULER
EDUKASI
POLITIK
BOLA
LOKAL
TRAVEL