MITRA
Bappelitbangda
sample52

Pemkot Ternate Matangkan Tahapan Pembangunan RSUD Ternate

Diskominfosandi
sample52

Bimtek Masterplan Smart City Resmi Ditutup

Ternate Pintar
sample52

Silaturrahmi Dengan PGRI Kota Ternate, Ini Komitmen Wali Kota

Ternate Pintar
sample52

Wali Kota Pimpin Rapat Bersama Kepsek PAUD, SD dan SMP se-Kota Ternate

BERITA TERKINI

Tim KPK RI Pasang Plang Larangan Membangun di Tanah Milik Pemda Tidore

TIDORE, OT- Tim KPK RI melakukan pemasangan plang di berbagai area tanah milik Daerah serta bangunan milik pengusaha sebagai tanda belum melunasi pajak Daerah maupun dilarang membangun ditanah milik Pemerintah Daerah Kota Tidore, Jumat (7/10/2022).

NASIONAL

Mulai Pekan Depan, Pusat Kuliner di Ternate Berpindah Lokasi

TERNATE, OT - Sedikitnya 30 pedagang kuliner yang berada di sepanjang kawasan belakang Jatiland Mall Ternate, akan direlokasi ke dua lokasi berbeda.

Relokasi pedagang kuliner di belakang Jatiland Mall ini dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate sebagai upaya penataan kawasan pusat kuliner.

Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, Rizal Marsaoly usai memimpin rapat bersama puluhan pedagang, di Kantor Bappelitbangda Kota Ternate, mengatakan, berdasarkan pendataan Dinas Perindag Kota Ternate, jumlah pedagang yang menempati kawasan belakang Jatiland Mall sebanyak 30 pedagang, termasuk penjual martabak, gorengan, dan jajanan lainnya.

“Jadi tadi yang rapat ada sekitar 30 orang pedagang, mereka yang jualan martabak dan juga makanan di belakang Jatiland Mall. Mereka akan direlokasi ke Pasar Kota Baru dan Kawasan Taman Film Benteng Oranje Ternate,” kata Rizal.

Dia memastikan, para pedagang yang tidak terdata pada Disperindag, secara otomatis tidak diizinkan berjualan pada dua lokasi baru yang telah ditetapkan, "ini sudah disepakati dalam rapat dengan para pedagang," ujar mantan Kepala Dinas Pariwisata Kota Ternate ini.

.

Meski demikian, ada sejumlah pedagang yang telah menyampaikan belum berjualan sampai penataan kawasan tersebut selesai dikerjakan

“Tadi ada sekitar 15 pedagang menyampaikan mereka akan istirahat berjualan, sampai lokasi yang ditata itu selesai direhab, tapi yang lainnya tetap berjualan,” tukas Rizal..

Sesuai kesepakatan, lanjut dia, proses relokasi mulai dilakukan pada hari Minggu, tanggal 9 Oktober 2022, "sesuai kesepakatan rapat, malam minggu itu, terakhir mereka berjualan, karena hari Minggu proses penataan mulai dikerjakan," terangnya.

Rizal menamabahkan,pihaknya secara intens berkomunikasi dengan Disperindag untuk melakukan pendataan pedagang secara teliti dan detail, sebab dikhawatirkan, saat relokasi, jumlah pedagang bertambah.

“Malam ini juga, saya berkoordinasi dengan Disperidag, untuk melakukan pengecekan kembali di lokasi berjualan. Karena jangan sampai ada pedagang siluman yang tidak terdata,” sambung dia.

Dia juga meminta masyarakat Kota Ternate untuk mendukung program pemerintah dalam menata kawasan belakang mall, karena selama proses pekerjaan, kawasan tersebut akan ditutup untuk umum.

“Jadi hingga 2 bulan ke depan, area itu akan ditutup sementara. Desember pekerjaan sudah harus rampung, kalau sudah selesai pedagang-pedagang sudah bisa kembali berjualan di tempat itu, tentunya dengan suasana yang berbeda dan penampilan yang berbeda pula. Kami akan menjadikan itu pusat kuliner Ternate,” ujar Rizal.

 


Siwo PWI Pusat Sampaikan Duka Mendalam dan Desak Pihak Terkait Evaluasi Tragedi Kanjuruhan

JAKARTA, OT - Seksi Wartawan Olahraga (Siwo) PWI Pusat mengeluarkan pernyataan terkait tragedi Kanjuruhan, pascalaga Arema FC vs Persebaya di Liga 1, Sabtu (1/10/2022). 

Tragedi yang membuat sepak bola Indonesia berkabung itu telah menelan korban jiwa lebih dari 100 orang. Siwo Pusat yang memiliki 35 perwakilan daerah se-Indonesia turut prihatin atas tragedi yang mencoreng dunia olahraga dan nama bangsa Indonesia.

Sejauh ini korban jiwa di Kanjuruhan menurut pihak kepolisian mencapai 129 orang. Sementara data dari Arema Crisis Center sebanyak 134 orang dinyatakan meninggal dunia. 

Melihat dari data sementara jumlah korban meninggal dunia itu, tragedi Kanjuruhan merupakan yang terbesar di dunia sepakbola setelah tragedi di Stadion Nasional (Estadio Nacional), Lima, Peru, saat pertandingan Peru melawan Argentina tahun 1964 yang menewaskan 326 orang.

Atas kejadian tersebut, Siwo PWI Pusat dalam rilisnya yang ditandatangani Ketua AAGWA Ariwangsa dan Sekretaris, Suryanyah menyampaikan pernyataan keprihatinan sebagai berikut:

  1. Siwo PWI Pusat menyampaikan duka cita dan keprihatinan yang mendalam atas tragedi yang menelan korban 129 orang meninggal dunia dan ratusan lainnya masih menjalani perawatan.
  2. Siwo PWI Pusat mengimbau agar tragedi itu diusut tuntas sehingga tidak terulang lagi di kemudian hari. Siwo PWI Pusat berharap tragedi ini menjadi pelajaran berharga agar dalam melaksanakan pertandingan sepakbola maupun kegiatan olahraga lainnya benar-benar dilakukan dengan SOP yang ketat dan tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku dengan mengacu aturan yang ditetapkan federasi internasional cabang olahraga tersebut.
  3. Siwo PWI Pusat memperingatkan, tragedi yang menuntut korban ratusan jiwa lebih itu akan mengarahkan sorotan dunia internasional kepada Indonesia mengingat ini merupakan peristiwa terbesar kedua dalam jumlah korban jiwa pada pelaksanaan pertandingan sepakbola. Sorotan tersebut menurut Siwo PWI Pusat akan bisa berdampak membahayakan bagi posisi Indonesia dalam menyiapkan diri sebagai tuan rumah Piada Dunia Sepakbola U-23 dan event sepakbola internasional lainnya tahun 2023.
  4. Siwo PWI Pusat berharap Pengurus Pusat Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PP PSSI) segera memanggil pihak yang terkait dengan pelaksanaan pertandingan tersebut. Selain itu PSSI diminta bukan saja memfokuskan tentang standarisasi fasilitas stadion namun juga memperhatikan juga dengan serius tentang keamanan dan kenyamanan bagi pelaku dan penonton pertandingan.
  5. Siwo PWI Pusat mengharapkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) bersama Kapolri, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan PSSI mengevalusi secara menyeluruh tragedi tersebut. 
"Semoga tragedi ini menjadi perhatian serius semua pihak, sehingga tidak akan terulang di kemudian hari. Jayalah olahraga Indonesia," kata Ariwangsa.


NUSANTARA
VIDEO
BISNIS
OPINI
Fungsi APBN Bagi Masyarakat

KITA sangat sering mendengar istilah APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) baik melalui medi ...

Kapitalisme Merajalela
03 Oktober 2022
OPINI WTP, SEBUAH PRESTASI?
27 September 2022
Memajukan Tambang
18 September 2022
Krisis Institusi
15 September 2022
TERPOPULER
EDUKASI
POLITIK
BOLA
LOKAL
TRAVEL