Home / Berita / Hukrim

Polisi Pastikan Tahun Ini, Dugaan Korupsi Dana KNPI Halbar Tuntas

05 Februari 2020
Kantor Polisi Halmahera Barat

HALBAR, OT - Penyidik Polres Halmahera Barat, kembali memastikan penanganan dugaan kasus korupsi dana KNPI Halbar senilai Rp. 350 juta yang diploting dalam APBD induk tahun 2017 yang menyeret nama mantan Caleg PDI-P itu bakal dituntaskan tahun ini.

Selain diduga melibatkan mantan caleg PDI-P berinisial MM, dugaan kasus korupsi dana KNPI juga meyeret nama salah satu ASN di lingkup Pemkab Halbar berinisial.HB yang saat ini menjabat sebagai kepala pengelola mes perwakilan Halbar di Jakarta.

Keduanya diduga terlibat karena saat itu, MM menjabat sebagai ketua dan HB selaku seketaris DPD KNPI Halbar.

Kasat Reskrim  Polres Halbar, Iptu Rasid Usman, mengaku, penanganan dugaan kasus korupsi tersebut, penyidik sudah melakukan pemeriksaan saksi-saksi diantaranya para panitia pelaksana kegiatan pelatihan perwasitan yang berasal dari sejumlah pengurus KNPI serta para peserta.

"Pemeriksaan tinggal menyisakan Instruktur perwasitan. Dimana, setelah pemeriksaan terhadap intstruktur tersebut, selanjutnya bakal digelar kasus untuk dinaikan status ke tahapan penyidikan," kata Rasid.

Dia mengaku, penanganan kasus ini.memang sedikit lambat, karena mungkin penyidik kurang fokus, "soal penanganan kasus ini, oleh rekan-rekan wartawan pasti bertanya-tanya kenapa penangananya begitu lama, ini juga timbul pertanyaan, pasca serah terima jabatan akhir 2019 kemarin, kasusnya juga sudah saya pelajari, mungkin  penyidiknya yang kurang fokus," katanya.

Dia menambahkan, penanganan dugaan kasus korupsi, sejak awal kasus tersebut belum dikonstrusikan penanganan sehingga hanya gambaran secara umum.

"Dari awal penanganan kasus ini juga konstruksinya hanya gambaran umum saja, ini mungkin karena penyidiknya waktu itu juga kurang fokus," tambah Rasid.

Untuk itu, dia memastikan, penanganan kasus KNPI  diupayakan dalam tahun ini bakal tuntas. "Harapan kita juga penanganan kasus ini juga secepatnya tuntas," ujarnya.

Sementara data dihimpun indotimur.com, seusai pengembangan atas penanganan dugaan kasus korupsi tersebut dari penyidik tipikor, sekitar tahun 2017, panitia KNPI Halbar mengusulkan proposal dana hibah  ke Pemkab Halbar dengan nominal berbeda, ada yang Rp 550 juta dan Rp 300 juta.

Atas proposal ini, Pemkab kemudian mencairkan anggaran sebesar Rp, 350 juta pada 1 Oktober 2017 untuk kegiatan kepemudaan, namun kemudian dialihkan untuk kegiatan pelatihan lisensi perwasitan yang diikuti oleh utusan dari pemuda desa, guru SD dan SMP se-Halbar sebanyak 72 orang. (deko)


Reporter: Hasarudin Harun

BERITA TERKAIT