Home / Indomalut / Halteng

Status Tanggap Darurat Dicabut, Pemkab Halteng Fokus Pemulihan

19 April 2026
Sekda Halteng bersama Kepala BPBD

HALTENG, OT- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Tengah (Halteng) telah mencabut status tanggap darurat untuk musibah di Desa Sibenpopo Kecamatan Patani Barat akibat bentrok yang terjadi beberapa hari lalu. 

"Paska bentrok saat ini Pemda Halteng fokus pemulihan untuk warga terdampak," ucap Sekretaris Daerah Bahri Sudirman saat diwawancarai, Minggu (19/4/2026). 

Dia mengatakan, Bupati dan Wakil Bupati mengarahkan semua OPD untuk turun membantu membersihkan rumah warga, guna percepatan pembangunan. "Ini sudah masuk pada transisi pemulihan karena sudah di cabut status darurat," jelas Sekda. 

Orang nomor tiga di jajaran Pemkab Halteng itu mengatakan, Pemda Halteng akan terus mengontrol seluruh pembangunan rumah warga hingga selesai. 

"Ini menjadi tanggung jawab Pemda Halteng, terkait ukuran rumah, Pemda tetap mengacu pada juknis jadi semuanya sama," tutupnya.

Sementara Kepala BPBD Halteng, M. Tahir mengaku, status darurat telah berakhir, dan saat ini masuk tahap transisi ke pemulihan dalam hal penanganan pembangunan rumah warga yang rusak dan akan dibangun oleh Pemda Halteng. 

"Masa transisi pemulihan ini difokuskan pada kegiatan pembersihan lokasi bekas kebakaran. Dan melibatkan semua ASN Pemda Halteng perwakilan seluruh OPD, Pemerintah Kecamatan dan desa. Masa transisi pemulihan ini berlangsung selama 90 hari atau 3 bulan," ucapnya.

Ditanya soal logistik, dia mengatakan sejauh ini masih aman. Termasuk logistik kesiapsiagaan aparat keamanan gabungan TNI Polri sebanyak 450 personil. 

M. Tahir juga mengaku sebagian besar warga desa Sibenpopo yang mengungsi di Desa Yeke 90 persen telah kembali ke Sibenpopo. "Tersisa beberapa kepala keluarga saja yang masih bertahan di Desa Yeke" tutupnya.

 (red)


Reporter: Supriono Sufrin
Editor: Redaksi

BERITA TERKAIT