TERNATE, OT - Demi memperkokoh solidaritas dan memperkuat konsolidasi, sejumlah komunitas suporter Malut United yang berbasis di tribun selatan Stadion Gelora Kie Raha (GKR) sepakat untuk melebur dan membentuk satu kepengurusan inti.
Langkah strategis ini diinisiasi oleh tiga komunitas besar yang telah terdaftar resmi dan menandatangani pakta integritas, yaitu Bastiong Bongkar, Ultras Utara, dan Kans-MU.
Rencana penyatuan suporter tribun selatan akan diawali dengan persiapan menuju Musyawarah Besar (Mubes).
Sebagai langkah awal untuk merealisasikan wacana tersebut, seluruh perwakilan komunitas di tribun selatan akan membentuk kepanitiaan.
Sekretaris KANS-MU, Fajri Umasangadji dalam keterangan tertulisnya menyampaikan, sebagai bentuk solidaritas suporter tribun selatan, tiga komunitas suporter Malut United akan menyatukan seluruh kelompok suporter yang menempati kawasan selatan stadion.
"Kami bersama kawan-kawan Basting Bongkar dan Ultras Utara akan membentuk satu kepengurusan," kata Fajri seraya mengaku sebagai langlah awal, ketiga kelompok suporter akan membentuk panitia dengan melibatkan kepengurusan masing-masing kelompok suporter.
Panitia ini nantinya bertugas untuk mempersiapkan dan menyelenggarakan Musyawarah Besar (Mubes).
Agenda utama dalam Mubes tersebut adalah merumuskan arah gerakan bersama serta memilih sosok ketua umum yang akan menakhodai kepengurusan tunggal ini.
Dinamika menjelang Mubes diprediksi akan berlangsung menarik. Informasi yang dihimpun indotimur.com menyebutkan bahwa saat ini telah muncul beberapa nama bakal calon yang siap bertarung secara sehat demi menduduki kursi kepemimpinan tribun selatan.
Kehadiran para kandidat ini diharapkan membawa ide-ide segar untuk memajukan kultur mendukung (sporting culture) di Maluku Utara.
Upaya penyatuan ini merupakan sinyal positif bagi perkembangan sepak bola di Maluku Utara. Langkah kedewasaan yang ditunjukkan oleh Bastiong Bongkar, Ultras Utara, dan Kans-MU patut diapresiasi.
Semoga dengan terbentuknya wadah tunggal ini, suporter Malut United—khususnya penghuni tribun selatan—bisa tampil lebih solid, kreatif, dan kompak dalam mengawal Laskar Kie Raha di musim kompetisi 2026/2027.
(fight)










