Home / Berita / kesehatan

Antisipasi Dampak El Nino, Dinkes Kota Ternate Imbau Warga Waspadai 4 Penyakit Utama Saat Kemarau Panjang

01 Agustus 2026
Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate, dr. Fathiyah Suma

TERNATE, OT - Pemerintah Kota Ternate melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kesehatan akibat fenomena El Nino dan kemarau panjang.

Penurunan curah hujan yang memicu cuaca panas ekstrem serta udara kering berisiko meningkatkan ancaman berbagai penyakit di tengah masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate, dr. Fathiyah Suma, menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kesehatan diri serta lingkungan keluarga selama masa kemarau berlangsung.

"El Nino memicu penurunan curah hujan dan kemarau panjang. Cuaca panas serta udara kering yang ditimbulkannya dapat meningkatkan risiko timbulnya berbagai penyakit. Oleh karena itu, kita perlu meningkatkan kewaspadaan bersama dengan prinsip jaga diri, jaga keluarga, dan tetap sehat," ujar dr. Fathiyah Suma.

Dinas Kesehatan Kota Ternate menyoroti empat gangguan kesehatan utama yang sering muncul selama musim kemarau.

Selain ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut), Dinkes juga memberi warning atas gangguan kesehatan diare, Demam Berdarah Dengue (DBD) serta penyakit kulit.

Dijelaskan, kondisi udara kering dan berdebu berpotensi memicu batuk, pilek, radang tenggorokan, hingga sesak napas.

"Keterbatasan pasokan air bersih serta penurunan kualitas sanitasi dapat meningkatkan risiko terjadinya diare dan dehidrasi," ungkap dr Fathiyah.

Selain itu, genangan air sisa hujan yang tertampung dapat menjadi sarang berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.

Cuaca panas juga dapat menyebabkan penyakit kulit. "Kulit yang kering, paparan kotoran, dan kurangnya menjaga kebersihan tubuh memicu timbulnya rasa gatal, biang keringat, hingga infeksi kulit," tukasnya.

.

Untuk menekan risiko penularan dan dampak kesehatan, dr. Fathiyah menguraikan beberapa langkah pencegahan mandiri yang dapat diterapkan oleh masyarakat.

"Yang pertama, menghemat air. "Gunakan air seperlunya dan prioritaskan untuk kebutuhan utama. Kemudian, menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Rutin mencuci tangan menggunakan sabun, mandi teratur, serta membuang sampah pada tempatnya," pesan dr Fathiyah.

Dia juga menghimbau masyarakat untuk mengkonsumsi makanan bergizi, perbanyak asupan buah dan sayur untuk menjaga serta meningkatkan daya tahan tubuh.

Menerapkan gerakan 3M Plus (Menguras, Menutup, Mendaur ulang) serta menggunakan lotion atau kelambu anti-nyamuk.

Warga juga dihimbau menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, terutama ketika kondisi udara berdebu serta rutin berolahraga guna menjaga kebugaran fisik dengan melakukan aktivitas olahraga yang cukup.

Langkah untuk melindungi anggota keluarga meliputi pemenuhan kebutuhan konsumsi air minum yang cukup dan terjamin keamanannya.

Memastikan sirkulasi udara dan ventilasi di dalam rumah berfungsi dengan baik, mengurangi paparan sinar matahari langsung dan mengenakan pakaian yang nyaman, menyediakan obat-obatan dasar dan perlengkapan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) di rumah.

Warga Ternate juga diminta tidak membakar sampah atau lahan demi menjaga kualitas udara tetap bersih.

"Segera bawa anggota keluarga ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat jika mengalami gejala gangguan kesehatan," pesannya.

Dinas Kesehatan Kota Ternate juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergotong royong menghadapi tantangan iklim ini. "Dengan kesadaran bersama dan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), dampak buruk fenomena El Nino dapat diantisipasi secara optimal," pungkasnya.

 (fight)


Reporter: Gibran
Editor: Redaksi

BERITA TERKAIT