TERNATE, OT - Meski status tanggap darurat bencana gempa bumi 7,6 SR telah dicabut, Pemerintah Kota Ternate melalui posko induk penamganan gempa bumi masih menerima bantuan logistik bagi warga terfampak di Kecamatan Pulau Batang Dua.
Hingga hari ini, Senin (20/4/2026), bantuan logistik untuk warga terdampak di pulau Batang Dua masih terus berdatangan.
Berdasarkan data yang diterima redaksi indotimur.com bantuan yang telah masuk ke posko induk bersumber dari Antam, NHM, BKM Almunawar, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indomesia (PSMTI) serta bantuan dari lembaga lainnya.
Ketua Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Masjid Al-Munawwar Kota Ternate, Bahtiar Teng mengatakan, bantuan ini disalurkan melalui posko penggalangan dana yang dipusatkan di Masjid Al-Munawwar.
Menurutnya, bantuan ini merupakan hasil kolaborasi dan sinergitas antara BKM Almunawar dengan berbagai elemen mahasiswa dan organisasi lainnya.
"Bantuan ini merupakan kolaborasi lintas organisasi ini seperti HMI dan GMKI. Jadi kita bentuk posko di Al-Munawwar untuk sama-sama menggalang dana. Penyaluran hari ini merupakan bantuan kedua," ujar Bahtiar, usai penyerahan.
Bantuan logistik yang disalurkan pada tahap pertama berupa beras dan mie instan, sementara tahap dua ini yaitu telur sebanyak 50 rak.
Ia menambahkan, langkah ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi masyarakat di Pulau Batang Dua melalui distribusi logistik yang tepat sasaran dan berkelanjutan. "Kami harap bantuan ini dapat bermanfaat untuk warga di Batang Dua," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua PSMTI Maluku Utara, Rudy Theys, menyampaikan, PSMTI Maluku Utara juga telah menyalurkan bantuan logistik berupa perlengkapan bayi (popok), biskuit untuk bayi, air mineral, mie instan serta bantuan logistik lainnya.
Rudy menyatakan, bantuan yang disalurkan merupakan kebutuhan paling mendesak warga di Batang Dua, "kami telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara terkait kebutuhan mendesak warga Batang Dua, sehingga bantuan yang disalurkan melalui Posko Pemkot Ternate merupakan kebutuhan paling mendesak di Batang Dua," terang Rudy yang datang bersama jajaran pengurus PSMTI.
Dia berharap, bantuan dari PSMTI ini dapat memberikan manfaat nyata dan membantu mempercepat proses pemulihan warga di Kecamatan Batang Dua.
(fight)











