Home / Ekonomi / Bisnis

Stok Melimpah Harga Rempah di Ternate Mulai Stabil

05 Juni 2021
Harga jual hasil pertanian di sejumlah pasar di Kota Ternate kembali normal

TERNATE, OT - Harga sejumlah komufditas pertanian seperti cabai rawit maupun bawang merah pada beberapa pasar di Ternate, mulai kembali normal, setelah  sebelumnya mengalami kenaikan.

Salah satu pedagang, Selmi kepada indotimur.com, Sabtu (5/6/2021) membenarkan harga bawang merah dan cabai mulai normal setelah persediaan mulai melimpah.

Kata dia, beberapa pekan lalu, harga cabai rawit dan bawang merah sangat mahal, karena pasokan dari penyuplai kosong sementara permintaan meningkat.

Menurutnya, komuditas pertanian jenis cabai rawit dan bawang merah yang dijual.di Ternate, dipasok dari luar Provinsi Maluku Utara.

"Iya memang kedua komunitas pertanian ini kita ambil dari Surabaya atau Manado," aku Selmi.

Jika kedua komoditas itu dipasok.dari luar Malut, komuditas lain, seperti tomat, lemon.dan cabai keriting disuplay dari daratan Halmahera Timur dan Halmahera Utara bahkan ada juga dari petani di Kota Ternate.

"Karena penyuplai ada dari daerah sekitar Ternate, kami pedagang, tidak merasa khawatir karena ada cadangan untuk cabai keriting, tomat dan lemin," ungkap Selmi.

Sementara pasokan yang diambil dari daerah lain, mempengaruhi harga jual, sebab jika stok berkurang dan permintaan meningkat, tentu sangat berpengaruh pada harga.

Dia menyatakan, para pedagang hanya bisa menyesuaikan dengan kondisi pasar. Jika pasokan berkurang dan permintaan meningkat, tentu harga akan melonjak.

Meski demikian, tak jarang, para pedagang berembuk untuk menentukan harga jual agar tidak ada yang "bermain" harga saat persediaan menipis.

Berdasarkan data yang dikantongi indotimur.com, harga cabai rawit yang sebelumnya dijual per kilo Rp, 100.ribu, kini turun menjadi Rp, 75 ribu.

Sedangkan bawang merah yang sebelumnya dijual dengan harga Rp 50 ribu kini turun menjadi Rp 40 ribu. Tomat perkilog Rp 10 ribu, lemon Rp 20 ribu, cabai keriting Rp 40 ribu perkilogramnya.

 (ier)


Reporter: Irfansyah Tawainella
Editor: Fadli

BERITA TERKAIT