Keluarga Korban Bidan Afivah Ancam Cari Pelaku Secara Adat
08 April 2017
TIDORE, OT- Keluarga korban bidan Afivah Arachman (25) warga desa Mare kecamatan Tidore Selatan, Kota Tidore Kepulauan, provinsi Maluku Utara mengancam akan mencari pelaku pembunuhan secara adat.
Pasalnya, Afivah ditemukan meninggal tidak wajar pada Jumat (7/4/2017) kemarin. Korban yang bekerja sebagai bidan honorer di Pukesmas Pembantu (Pustu) Dowora, Kecamatan Tidore Timur, Kota Tidore Kepulauan diduga dibunuh, karena dua jari tangan kiri korban putus, tanda ikatan tali di leher dan ada dugaan pelecehan seksual.
Kejadian tragis yang menimpa gadis cantik itu, keluarga korban Adam Alting, yang juga kepala Desa Mare melalui akun Facebooknya bernama Adam Al-Fatah mengancam akan mencari pelaku secara adat jika aparat Kepolisian lambat menangkap pelaku.
Kata Adam, dalam akun facebooknya, Polres Tidore agar segera mengusut tuntas dugaan pembunuhan atas keluarga mereka, serta mengancam akan melaporkan kasus ini ke Polda Maluku Utara jika lambat ditangani.
Berikut isi pesannya. "TIDORE BERDUKA" Asalamualaikum....Atas Nama Keluarga Besar Almarhuma Hafifa Abdul Rahman Dan Masyarakat Kota Tidore Kepulauan Meminta Kepada Pihak Kepolisian Dan Dinas Kesehatan Kota Tidore Kepulauan, Puskesmas Tosa Dan pustu Dowora Agar Bekerja Sama Secepatnya Mengusut Dan Menangkap Pelaku Pembunuhan Dan Di Hukum Sesuai Aturan Sebelum Kami Mengambil Tindakan Secara Adat Kampung Untuk Mencari Pelaku...Dan Akan Melakukan Aksi Tuntutan Kepada Kapolda Untuk Copot Kapolres Tidore Dan Memita Kepada Walikita Untuk Mencopot Kepala Dinas Kesehatan Apabila Kasusu Ini Berlarut Dan Tidak Ada Titik Terangnya,Dan Diharapkan Kepada Semua Warga Masyarakat Kota Tidore Agar Berhati Hati Dengan Adanya Pristiwa Tragis Ini....Ini Menjadi Catatan Penting Untuk Kita Semua.
[caption id="attachment_1277" align="alignnone" width="480"] Korban Afivah Rachman (sumber: facebook korban)[/caption]
Sementara korban, dalam akun facebooknya bernama Afivah Arachman terakhir memposting dua fotonya pada 5 April 2017 lalu, denga caption "Tetaplah disitu, aku takkan mengganggumu. Diam saja. Kita cukup saling memperhatikan, dan pelan pelan saling MELUPAKAN.
#Selamat_pagi_wanita_tangguh
#Morning_wanita_setrong
((red)