Home / Berita / Hukrim

IBI Tuntut Tuntaskan Kasus Pembunuhan Afifah

11 April 2017
TIDORE, OT- Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Tidore Kepulauan, Provinsi Maluku Utara menuntut aparat Kepolisian segera menuntaskan kasus pembunuhan bidan Afifah Arahman, yang menjadi korban pembunuhan pada Jumat (7/4/2017) lalu. Tuntutan itu disampaikan dalam aksi solidaritas IBI Kota Tidore, Selasa (11/4-2017) di Polres Tidore dan Kantor Wali kota. Ratusan pendemo bergerak ke Kantor Polres Tidore sekitar pukul 09.00 Wit dan melakukan mimbar bebas serta menuntut Kapolres harus segera menyelesaikan tiga masalah. Yakni, mengusut tuntas kasus kematian bidan Afifah Arahman, dalam mengusut kasus kematian bidan Afifah harus transparan dan jangan pernah ditutup-tutupin serta terbuka dalam penyelidikan, dan Kapolres harus menempatkan porsonil di setiap Puskesmas, Pustu dan Pusdes karena dampak kasus ini sangat mempengaruhi psikologi bidan yang bertugas. Setelah itu, massa aksi menuju kantor wali kota dan bertemu dengan Wali Kota Ali Ibrahim, Wakil Wali Kota Muhammad Sinen, Sekretaris Daerah Thamrin Fabanyo bersama Kapolres AKP. Azhari Juanda. Wali Kota langsung merespon tuntutan Bidan, dan mengucapkan bela sungkawa. Untuk itu, atas nama Pemda Kota Tikep berjanji akan bersama Polres sehingga penyelidikan dan pengungkapan kasus ini sesegera mungkin dilakukan. Sementara, Kapolres Tidore AKBP. Azhari Juanda mengatakan, pihaknya menerima tiga tuntutan IBI tersebut, dan berjanji akan segera menuntaskan kasus ini, serta bekerja secara cepat dan tepat. Apalagi ini kasus pembunuhan pertama di Kota Tidore Kepulauan, serta akan menempatkan Porsonil Polisi di setiap Puskesmas, Pustu dan Pusdes. Masa Aksi yang setelah menyampaikan tuntutan dan mendengar tanggapan dari Pemda dan Kepolisian, selanjutnya langsung membubarkan diri secara tertib. (@(red)


Reporter: Redaksi

BERITA TERKAIT