Home / Berita / Hukrim

Diduga Masalah Rumah Tangga, Selamet Gantung Diri

29 Maret 2017
TERNATE,OT- Diduga konflik rumah tangga, Selamet Syukur (31) warga kelurahan Kayu Merah Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Maluku Utara, ditemukan tewas gantung diri di kamarnya, Rabu (29/3/2017) sekitar pukul 09.00 Wit. Korban ditemukan gantung diri oleh dua adik perempuannya dan tetangganya, Efendi Robo. Awalnya mereka memanggil korban untuk pergi ke pasar, tapi tidak mendengar suara dari dalam kamar sehingga kedua adiknya berusaha melihat korban dari jendela. Keduanya terkejut saat melihat kejadian janggal itu, sehingga mereka langsung memanggil Efendi untuk mendobrak pintu atau jendela. "Saya pangil korban tapi tidak ada suara, jadi dua adik perempuan korban langsung manjat jendela kamar korban dan melihat korban sudah gantung diri, sehingga saya langsung mendobrak jendela. Tapi setelah jendela berhasil dibongkar, korban sudah tewas gantung diri dengan menggunakan tali yang dileletkan ke lehernya,� ujar Efendi. Lanjut dia, dirinya langsung memanggil rekannya bernama Oji untuk menurunkan korban. Dia (korban) tidak sakit, tapi masalah rumah tangga mereka saya tidak tahu, namun korban dan istrinya tidak lagi tinggal serumah. Istrinya tinggal di kelurahan Kalumata," jelasnya. Dia mengaku, korban meninggalkan surat dalam kamar. Surat itu ditulis korban sebelum gantung diri. [caption id="attachment_1042" align="alignnone" width="960"] Surat korban[/caption] Berikut isi suratnya, "Kita sayang pa ngoni samua jadi jangan ada aer mata disaat kita so pigi kase tinggal pa ngoni smua. Anti kalo memang kita so talalu salah pa ngan kita minta maaf dunia akhirat, kita rasa manyasal tong 2 p rumah tangga jadi bagini. Reza dan Felia maaf kalo papa tara bisa kase sanang pa ngoni 2. Slamat tingga samua". (Saya sayang kalian semua jadi jangan ada air mata disaat saya pergi meninggalkan kalian semua. Anti, jika saya terlalu berbuat salah pada dirimu, saya minta maaf dunia akhirat. Saya rasa menyesal rumah tangga kita jadi begini. Reza dan Felia, maaf jika papa tidak bisa membuat kalian berdua senang. Selamat tinggal semuanya). Aparat Kepolisian Polsek Ternate Selatan setelah mendapat informasi tersebut langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), guna melakukan olah TKP. Namun, pihak keluarga meminta agar masalah tersebut tidak perlu diproses, sehingga ibu korban Asma Hambali membuat surat pernyataan. (@(red)


Reporter: Redaksi

BERITA TERKAIT