WEDA,OT- Simson Fiko Richardo Kalaparang (21), pemuda asal Desa Sidanga, Kecamatan Weda, Kabupaten Halmahera Tegah (Halteng), Maluku Utara (Malut), Selasa (20/6/2017), nekat bunuh diri disebuah pohon karena cintanya tak direstui orangtua pacarnya.
informasi yang dihimpun indotimur.com di lapangan, korban stres karena hubungan dengan pacarnya bernama Melina tak direstui oleh orangtua kekasihnya. Korban diduga telah merencanakan perbuatnnya itu.
Il, salah satu saksi yang ditemui wartawan mengatakan, dirinya pertama melihat korban sudah tergantung disebuh pohon di dekat rumahnya yang dililit tali di lehernya. "Saya keluar sekitar pukul. 05.00 lihat korban sudah tergantung dengan kondisi tak bernyawa lagi," katanya.
Menurutnya, setelah melihat korban langsung meminta pertolongan kepada warga setempat. "Saya sempat melihat foto pacar korban dan sebuah kertas putih yang diduga ditulis oleh korban menggunakan darah. kertas itu ditulis, mama saya sayang Melina.
Setelah Korban diturunkan dari pohon langsung dibawah ke rumah korban. Menurut orangtua korban, anak mereka frustasi dengan orangtua kekasihnya yang tidak setujui hubungan asmara mereka berdua.
Terpisah, salah satu Toko Masyarakat Desa Sidanga, Emong Kumai menuturkan, aksi korban sudah direncanakan dan ada niat akan melakukan perbuatn itu. Namum,, selalu digagalkan oleh kerabat korban, tapi malam tadi mungkin korban jauh dari kerabatnya dan mudah melakukan aksi bunuh diri tersebut.
(re(red)