Ayah dan Dua Anak Kembar Ditemukan Tewas Tenggelam
27 Juni 2017
TIDORE, OT- Tiga orang warga lingkungan Togam, Kelurahan Ome, Kecamatan Tidore Utara, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, Selasa (27/6/2017) sekitar pukul 10.30 Wit, ditemukan tewas di pantai keluarahan tersebut. Korban bernama Umar Ismail (60) dan dua anaknya Rahmayanti Umar (5) Rahmayani Umar (5).
Informasi yang dihimpun indotimur.com di lapangan, warga menemukan ketiga mayat secara terpisah. Mayat Rahmayanti yang ditemukan pertama, beberapa menit kemudian kakak kembarnya Rahmayani dan ayahnya Umar Ismail. Anggota Polsek Tidore Utara, Brigpol Yusri Gani Tampi menuturkan, sekitar pukul 10.30 Wit seorang warga Kelurahan Ome datang ke Polsek untuk melaporkan telah ditemukan sesosok mayat anak perempuan yang hanyut di depan Kelurahan Ome.
Setelah mendapat laporan tersebut, anggota Polsek langsung ke lokasi dan menemukan sesosok mayat anak perempuan. �Saya yang langsung ambil mayat anak itu dari laut dan langsung membawah ke Puskesmas Ome untuk diperiksa,� tutur Yusri.
Sementara, Kasat Reskrim Polres Tidore, AKP Naim Ishak menyampaikan, ketiganya keluar dari rumah untuk mandi di pantai sejak pagi. Untuk itu, berdasarkan pemeriksaan dokter, ketiga korban meninggal sekitar Pukul 08.30 Wit.
�Saksi mata Abdullah Ade (52) yang melihat sesosok mayat anak terapung di laut, tepatnya di pantai kelurahan Ome, sehingga Abdullah langsung ke Polsek Tidore Utara untuk melaporkan penemuan mayat anak,� ujarnya.
�Anggota langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan menemukan mayat anak perempuan, kemudian dibawah ke Puskesmas. Berselang beberapa menit, warga dan anggota kembali menemukan dua mayat, satu merupakan kembar dari korban pertama dan mayat laki-laki diketahui ayah mereka,� ujarnya.
Lanjut Kasat, berdasarkan riwayat penyakit yang disampaikan dokter, Umar Ismail menderita penyakit komplikasi dan stroke, maka diduga meninggalnya karena penyakit tersebut, sehingga Umar tenggelam bersama kedua anak kembarnya saat mandi.
Dia menambahkan, saat tim Dokter melakukan otopsi tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik maupun benda apapun. �Untuk itu, dugaan sementara korban meninggal karena tenggelam dan terlalu banyak minum air laut,� katanya.
(uj(red)