TERNATE, OT - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Dr Rizal Marsaoly, memimpin apel pagi Rabu Menyapa di kantor Satpol PP dan Linmas Kota Ternate, pada Rabu, (8/4/2026).
Apel pagi Rabu Menyapa di kantor Satpol PP dan Linmas, diikuti oleh Kasatpol PP, Fhandy Mahmud, para pejabat struktural serta jajaran ASN di lingkup Satpol PP.
Sekretaris Daerah Kota Ternate, Dr Rizal Matsaoly dalam arahannya menyampaikan, apresiasi kepada seluruh jajaran Satpol PP yang berkesempatan mengikuti apel pagi Rabu Menyapa hari ini.
Sekda juga mengingatkan kebijakan Work From Home (WFH) yang diberlakukan Pemerintah bertujuan untuk melakukan efesiensi dan budaya kerja ASN. "Sehingga saya ingatkan bahwa, WFH bukan libur, tetapi WFH kita tetap berkerja dari rumah," ucap Sekda.
Menurutnya, pemberlakukan WFH akan berdampak pada intensitas interaksi secara internal, "sehingga saya sudah meminta semua OPD termasuk di Kecamatan untuk melaksanakan apel pagi setiap hari Senin," tegasnya.
Apel pagi setiap hari Senin, selain untuk bersilatirrahmi, apel pagi setiap Senin juga sebagai momemtum untuk memperkuat konsolidasi internal, "karena dengan pemberlakuan WFH, kita akan melewati banyak hal dari hari Jumat sampai hari Minggu. Untuk itu saya sudah meminta semua OPD untuk melaksanakan apel pagi secara rutin di masing-masing OPD termasuk di kantor-kantor Camat," terang Sekda seraya memastikan akan melakukan pengawasan dan monitoring secara rutin terhadap pelaksanaan apel pagi setiap Senin di OPD.

Menurutnya, meski ada pemberlakukan WFH di hari Jumat, namun tidak boleh mempermharuhi atau mengurangi kualitas pelayanan, "kota sebagai pelayan masyarakat harus memberi pelayanan yang maksimal, saya minta agar Satpol PP termasuk OPD lainnya untuk menjaga ritmen pelayanan sesuai tupoksi masing-masing," kata Sekda dalam arahannya.
Dia juga meminta Satpol PP sebagai elemen penegak Perda untuk terus membangun budaya kerja yang kolaboratif, "karena itu kunci kesuksesan sebuah organisasi termasuk dinlimgkup Satpol PP. Kolaboratif dan inovatif akan menjadi kunci terlaksananya sebuah program," tukas Sekda.
Orang nomor tiga di jajaran Pemerintah Kota Ternate itu juga menekankan pentingnya komitmen dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi Satpol PP.
"Pada kesempatan ini, saya juga mau sampaikan apresiasi atas capaian-capaian kimerja Satpol PP dalam tupoksi. Saat ini kita sudah memasuki bulan April. Itu artinya sudah masuk pada triwulan II tahun 2026. Memang ada rasionalisasi anggaran dari pusat, tetapi itu bukan berarti kinerja kita lemah atau tidak optimal, karena penyesuaian anggaran dilakukan pada progtam dan kegiatan yang belum urgen atau belum terlalu penting," jelas Sekda.
Dia berharap, Satpol PP Kota Ternate tetap solid secara internal untuk mewujudkan visi misi Ternate Andalan Jilid II. "Kota Ternate merupakan barometer atau contoh bagi daerah lain di Maluku Utara, untuk itu saya menekankan seluruh ASN termasuk di lingkungaj Satpol PP untuk bekerja secara kreatif dan inovatif sehingta dapat mewujudkan tujuan bersama menjadikan Ternate yang Mandiri dan Berkeadilan," pungkasnya.
(fight)


















