TERNATE, OT - Kepala Kepolisian Resor Ternate, AKBP Anita Ratna Yulianto, menegaskan komitmen jajarannya dalam mendukung penataan parkir di kawasan Pasar Higienis. Langkah ini ditempuh untuk mengurangi kemacetan sekaligus menciptakan ketertiban lalu lintas di Kota Ternate.
Pernyataan itu disampaikan Kapolres usai berkoordinasi dengan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kota Ternate, Faizal Badaruddin, di Markas Polres Ternate, Senin, (13/4/2026).
Pertemuan tersebut membahas sejumlah langkah strategis, terutama terkait penataan parkir sebagai tindak lanjut dari penertiban parkir liar yang sebelumnya dilakukan Satuan Lalu Lintas Polres Ternate.
Menurut AKBP Anita, salah satu penyebab utama kemacetan di kawasan Pasar Higienis adalah praktik parkir yang tidak tertib. Kendaraan kerap diparkir hingga dua sampai tiga lapis, bahkan menggunakan badan jalan. Selain itu, aktivitas masyarakat yang berhenti di ruas jalan untuk berbelanja turut memperparah kondisi lalu lintas.
“Penataan parkir harus dilakukan secara tegas dan terukur. Kendaraan hanya diperbolehkan parkir satu baris dan tidak menggunakan badan jalan,” kata Anita.
Anita juga mendukung langkah Dinas Perhubungan untuk mengembalikan fungsi area parkir di dalam pasar serta mensterilkan titik-titik rawan, seperti di depan lapak pedagang buah dan median jalan.
Salah satu opsi yang dibahas adalah penataan ulang posisi pedagang buah dengan menghadap ke arah Terminal Gamalama. Skema ini diharapkan dapat mengurangi kebiasaan pembeli yang berhenti dan parkir di bahu jalan.
Polres Ternate, kata Anita, akan terus melakukan pengawasan dan penertiban secara berkelanjutan melalui Satuan Lalu Lintas. Ia mengimbau masyarakat mematuhi aturan lalu lintas dan memanfaatkan fasilitas parkir yang tersedia.
“Kepatuhan masyarakat menjadi kunci terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas,” ujarnya.
Kolaborasi antara kepolisian dan Pemerintah Kota Ternate ini diharapkan mampu memperbaiki kondisi lalu lintas di kawasan Pasar Higienis yang selama ini kerap mengalami kepadatan, terutama pada jam-jam sibuk.
(ier)











