Home / Ekonomi / Perbankan
15 Maret 2020

BPRS Bahari Berkesan Ternate Sumbang PAD Rp.1.3 Milyar

Dirut BPRS Bahari Berkesan, H Risdan Harly

TERNATE, OT - Terhitung sejak tahun 2019 laba BPRS Bahari Berkesan telah mencapai miliaran rupiah. Hal ini disampaikan Dirut BPRS Bahari Berkesan, H Risdan Harly dalam laporan agenda tahunan yang disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). 

Risdan saat diwawancarai sejumlah wartawan mengatakan, nantinya ada rencana bisnis yang ditetapkan oleh managemen Bank BPRS Bahari Berkesan dalam hal ini direksi, sehingga apa yang direncanakan kedepan bisa terealisasi.

Untuk laba, Risdan mengaku telah disetujui pada tahun 2020 dengan capain Rp 3 miliar lebih. "Yang terpenting adalah dari laba tersebut, BPRS Bahari Berkesan telah memberikan kontribusi pada PAD tahun 2019 yang disetor pada tahun ini sebesar Rp 1,3 Miliar," katanya.

Risdan yang juga bemdahara Ormas Oi Ternate menambahkan, sepanjang perjalanan tahun 2019 ke 2020, BPRS Bahari Berkesan mengalami sejumlah kendala, yakni penyertaan modal dari Pemkot yang tidak didapatkan karena kondisi keuangan daerah, namun sebagai managemen dan pengelola BPRS Bahari Berkesan memiliki optimisme mencari solusi dan strategi lain untuk melakukan ekspansi yang lebih besar lagi.

"Mudah-mudahan di tahun 2020 ini bisa lebih baik. Minimal ada pendapatan lebih dari tahun sebelumnya, karena saat ini tidak ada penyertaan modal yang diperoleh," tambahnya.

Risdan menjelaskan, di satu sisi Pemkot Ternate lewat kebijakan-kebijakan Wali Kota yang sekaligus pemegang kendali selalu memberikan dukungan diantaranya adalah pengelolaan penerimaan dan pengeluaran Pemkot Ternate.

"Jadi semua instrumen pembayaran gaji dan semua transaksi keuangan yang ada di kota Ternate melalui BPRS Bahari Berkesan," ujarnya.

Kemudian menyeimbangi kebijakan tersebut, kata Risdan, pihak bank juga sudah menyiapkan layanan pembayaran lewat ATM dimana semua gaji PNS sudah diuji coba ke beberapa SKPD pada bulan Februari 2020 kini sudah mulai bertambah. 

Sehingga dia berharap kepada masyarakat yang menggunakan layanan perbankan di BPRS Bahari Berkesan jika terdapat kekurangan bisa diberikan masukan guna evaluasi.

Untuk pengembangan, dia mengaku masih fokus pada ATM, "dimana kami akan mempersiapkan kerjasama dengan Danamon Syariah untuk penyelenggaraan ATM Bersama," terang Risdan.

"Saat ini kami dalam tahap mempersiapkan dan akan diuji coba kemudian akan mengajukan pemberitahuan kepada otoritas keuangan baik OJK maupun Bank Inonesia," tutupnya. (thy)


Reporter: Ibenk