HALUT, OT– Memperingati hari jadi yang ke-15, Dewan Pengurus Komisariat Federasi Pertambangan dan Energi (DPK FPE) PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) menggelar aksi kemanusiaan. Serikat pekerja ini menyambangi Panti Asuhan Bahtera Maulana untuk menyalurkan bantuan sembako sebagai wujud kepedulian terhadap sesama.
Ketua DPK FPE PT NHM, Andi Mokhtar, menegaskan bahwa meski organisasi yang dipimpinnya merupakan wadah bagi para buruh di lingkungan tambang, mereka tidak boleh melupakan tanggung jawab sosial kepada masyarakat sekitar, terutama anak-anak yatim dan piatu.
"Menjalankan kegiatan sosial seperti berbagi rezeki kepada anak-anak yatim merupakan kewajiban moral. Ini adalah amalan yang sangat dianjurkan bagi setiap manusia," ungkap Andi Mokhtar di sela-sela kegiatan.
Andi menambahkan bahwa di usia yang ke-15 ini, DPK FPE KSBSI PT NHM berkomitmen untuk memperluas fokus mereka. Tidak hanya memperjuangkan hak-hak ketenagakerjaan, tetapi juga menjadi organisasi yang hadir memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di Maluku Utara.
Dalam suasana penuh khidmat, jajaran pengurus dan koordinator DPK FPE PT NHM mengajak anak-anak panti asuhan untuk berdoa bersama. Ada beberapa harapan besar yang dipanjatkan dalam momentum Milad kali ini:
1. Kesehatan Pimpinan: Memohon perlindungan dan kesehatan bagi Presiden Direktur NHM, Haji Robert Nitiyudo Wachjo, beserta keluarga agar terus diberikan umur panjang dalam menjalankan amanah.
2. Kejayaan Organisasi: Berharap agar serikat buruh FPE dapat terus tumbuh dan berkembang secara positif di wilayah Maluku Utara.
3. Pemulihan NHM: Memohon doa khusus agar PT Nusa Halmahera Minerals segera bangkit dan pulih dari tantangan yang ada, sehingga para karyawan yang saat ini sedang dirumahkan dapat segera kembali bekerja seperti sediakala.
Kegiatan ini diakhiri dengan penyerahan bantuan secara simbolis dan foto bersama, menandai tekad DPK FPE PT NHM untuk terus melangkah maju dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai kemanusiaan.
(ier)


















