Home / Pariwisata / Kuliner
06 April 2018

Bawaslu Malut Tampilkan Kopi Dabe di Festival Kopi se-Indonesia

Malik Tuduho

TERNATE, OT- Kopi khas Tidore atau yang disebut dengan kopi dabe, akan mewakili Provinsi Maluku Utara (Malut) dalam Festival Kopi seluruh Indonesia dalam rangka satu dasawarsa Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawsalu) di Jakarta.

Acara tersebut dihadiri Bawaslu dan Panwaslu seluruh Indonesia, dan akan berlangsung pada Minggu (8/4/2018) di depan kantor Bawaslu RI Jl. MH Thamrin, Jakarta.

Kepala Sekretariat Panwaslu Tidore Kepulauan, Malik Tuduho mejelaskan, saat ini telah dipersiapkan seluruh bahan baku termasuk pembuatan kopi Dabe, setelah diputuskan oleh Bawaslu Maluku Utara dimana Kopi Dabe asal Tidore akan mewakili Maluku Utara.

“Jadi kita siapkan seluruh bahan baku dan peralatan pembuatan Kopi Dabe untuk ditampilkan pada Festival Kopi di Jakarta”, ungkap Malik Tuduho.

Malik menjelaskan, pembuatan kopi dabe tak ubahnya kopi lain, yakni diseduh air mendidih dan diberi gula sebagai pemanis. Bedanya, air yang dipakai menyeduh kopi adalah rebusan aneka rempah seperti jahe, kayu manis, cengkeh dan pala. 

“Sering juga menggunakan daun pandan untuk memberi aroma wangi, proses masaknya lebih nikmat menggunakan tungku tradisional  ketimbang kompor,”  jelas Malik.

Sesuai namanya kopi dabe berasal bahas Tidore “dabe” yang berarti “baku tambah” atau campuran. Kopi dabe sudah ada sejak jaman dahulu kala. Konon, dulu kopi ini hanya disajikan untuk tamu kehormatan Sultan Tidore.(red)


Reporter: Fauzan Azzam