TIDORE, OT- Wakil Wali (Wawali) Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen, Selasa (25/7/2017) memberikan warning kepada seluruh Perangkat Desa di Seluruh Kecamatan yang ada di Kota Tidore Kepulauan (Tikep), agar lebih berhati- hati dalam pengelolaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD).
Menurut Muhammad Sinen, kepada indotimur.com, perangkat desa dalam pencatatan laporan keuangan, pengeluaran yang serta program lainnya harus lebih berhati- hati terutama Sekretaris dan Bendahara Desa. sebab, ini menjadi perhatian Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan Aparat Penegak Hukum.
Selain itu, Wawali mengingatkan bahwa perangkat desa harus lebih berhati- hati, karena saat ini sudah banyak Desa yang bermasalah dengan DD dan ADD.
Ini warning bagi perangkat Desa untuk lebih hati- hati lagi.
Kalau tahun- tahun sebelumnya pengelolaan DD dan ADD belum di awasi secara ketat, namun saat ini makin tinggi besaran penyaluran DD dan ADD maka semakin ketat dan tinggi juga pengawasan yang dilakukan, bahkan pengawasan Itu dilakukan langsung Aparat Penegak Hukum baik dari KPK, Kejaksaan dan Kepolisian," ucap dia.
Kata dia, kepada aparat desa terutama bendahara dan sekretaris desa agar lebih tertib dalam administrasi menyangkut pengelolaan keuangan di desa.
"Saya sering mendengar DD dan ADD yang dicairkan oleh bendahara di bank, justru uang yang dicairkan itu diserahkan semuanya ke Kepala desa, padahal uang tersebut harus ada di bendahara bukan di Kepala desa.
Dia menambahkan, kepada bendahara, agar tidak langsung memberikan uang secara cuma-cuma kepada kepala desa, karena jika memberikan tanpa ada tujuan dan maksud program yang jelas maka sebaiknya bendahara harus mengingatkan dan tidak mengeluarkan uang tanpa ada pertanggungjawaban jelas," tegas ((red)