TERNATE, OT - Jajaran Polres Ternate terus melakukan upaya memerangi peredaran dan pemvgunaan minuman keras (miras) dan narkoba. Melalui program Gamalama atau Gerakan Melawan Miras dan Narkoba, Polres Ternate melalui jajaran Polsek hingga Babinkamtibmas terus berupaya menggagalkan upaya penyelundupan miras melalui pelabuhan-pelabuhan yang ada di Kota Ternate.
Selain dari Sulawesi Utara, berdasarkan data yang dikantongi indotimur.com, miras yang masuk ke Ternate, rata-rata berasal dari Halmahera Utara, Halmahera Selatan dan Halmahera Barat.
Kapolres Ternate, AKBP Azhari Juanda saat ditemui indotimur.com, mengatakan, pada Operasi Ketupat Kieraha 2018, selain untuk melakukan pengamanan jelang lebaran, polisi juga intens melakukan razia dan pengawasan terhadap peredaran dan pemggunaan miras dan narkoba.
"Operasi Ketupat Kieraha 2018, kita juga fokus pada peredaran dan pemggunaan miras di Kota Ternate. Salah satu upaya yang dilakukan adalah razia pada setiap kapal konvensional, speedboat maupun kapal ferry yang masuk ke Ternate," kata Kapolres.
Kapolres mengaku, hampir setiap hari, anggotanya selalu menemukan miras yang masuk ke Ternate, baik melalui pelabuhan ferry, pelabuhan Baationg maupun pelabuhan-pelanuhan semut yang tersebar pada beberapa titik di wilayah hukum Ternate.
"Tadi subuh jam 5, kita temukan lagi, miras di kapal Queen Merry dan Bunda Maria dari Bacan dan Obi. Temuan ini berdasarkan hasil sweeping rutin yang dilakukan anggotanya pada sejumlah kapal yang merapat di Ternate," kata Kapolres.
Operasi ini, merupakan upaya polisi dalam meminimalisir potensi gangguang kamtibmas yang dipicu oleh miras, "kita benar-benar fokus pada miras, sebab gangguan kamtibmas ini, sering dipicu oleh pengguna miras, sehingga kita fokus," tegas Kapolres.
Orang nomor satu di jajaran Polres Ternate itu, mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama memerangi miras dan narkoba, "ini menjadi tanggung jawab bersama, kita minta dukungan masyarakat, jangan segan untuk melapor jika ditemukan adanya miras dan narkoba," katanya.
Kapolres juga memberikan peringatan keras kepada jajarannya untuk tidak terlibat dalam urusan miras dan narkoba, "saya akan tindak tegas jika ada anggota saya yang ikut terlibat baik sebagai pengguna, penjual atau yang memback-up, semua akan ditindak tegas," ungkap Kapolres seraya meminta masyarakat ikut membantu polisi dalam memberantas miras dan narkoba di Ternate.(red)












