TERNATE, OT- Akibat perebutan tapal batas, warga kelurahan Tarau kecamatan Ternate Utara dan Kulaba kecamatan Ternate Barat, Kota Ternate provinsi Maluku Utara, terlibat bentrok di kawasan wisata Batu Angus, Sabtu (4/11/2017) malam ini.
Sebelumnya warga Tarau membakar ban bekas sebagai bentuk protes penetapan tapal batas. Hingga terjadi saling serang menggunakan batu dan parang.
Beruntung Puluhan anggota Polisi dari Mapolres Ternate dibantu aparat TNI dari Kodim 1501/ Ternate diterjunkan untuk mengamankan amukan warga yang bersiteru.
Kapolres Ternate, AKBP Kemal Bachtiar, kepada sejumlah wartawan di lokasi kejadian mengatakan, dalam pengamanan melibatkan 2 pleton personel.
"Kita juga dibantu oleh aparat TNI, kebetulan disini ada pak Dandim. Selai itu, kita juga di bantu oleh personel Polda tapi mereka sebentar lagi datang untuk menjaga lokasi perbatas dua kelurahan ini," kata Kapolres.
Dia mengaku, pihaknya belum mengetahui apakah bentrokan tersebut ada korban jiwa atau tidak. "Kita belum dapat laporan ada korban atau tidak," ujarnya.
Hingga berita ini publish, situasi perbatasan dua kelurahan masih mencekam.
(red)












