Home / Berita / Hukrim

Pemuda Pancasila Haltim Polisikan Pemilik Akun FB Blank Boeliy

30 Januari 2018
Status Blank Boeliy di FB

MABA,OT- Pengurus Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Maluku Utara (Malut) melaporkab pemilik akun Fecebook (FB) Balank Boeliy, karena postingannya dinilai menghina ketua Majelis Pertimbangan PP Haltim, Rudy Erawan.

Postingan Blank Boeliy itu, "Kita (saya) ingin sekali injang (injak) Bupati Haltim punya batang leher. Hahah".

Status ini membuat pengurus PP Haltim tersinggung, sehingga melaporkan akun facebook atas nama Blank Boeliy ke Polsek Maba Selatan, Kabupaten Halmahera Timur, Senin (29/01/2018) malam lalu.

Sekretaris PP Haltim, Ilham Buli mengatakan, terkait status salah satu akun Fb dengan nama Blank Boeliy itu, adalah pelecehan terhadap institusi.

"Walapun beliau (Rudy Erawan)  adalah Bupati, tetapi melekat juga jebatan ketua Majelis Pertimbangan Organisasi. Itulah membuat kami selaku PP Kabupaten Haltim menyampaikan laporan ke pihak Kepolisian," kata Ilham Buli.

Menurut dia, laporan atas masalah tersebut agar diproses sesuai hukum. Dan PP meminta kepada Polsek setempat untuk menelusuri nama asli akun Blank Boeliy dan diproses sesuai ketentuan. 

"Kasus ini harus diproses oleh Polisi, agar ada efek jera. Sehingga kedepan tidak ada lagi pejabat-pejabat daerah dihina melalui media sosial," tegasnya. 

Terpisah, Kapolsek Maba Selatan Haltim, Ipda M Toha Alhadar mebenarkan, adanya laporan dari PP terkait dengan postingan akun tersebut, dan pihaknya sudah meminta keterangan pelapor.

"Langkah-langkah kita sudah ambil yakni, membuat laporan Polisi serta meminta keterangan saksi-saksi dalam hal ini pelapor," ujar Toha.

Dijekaskan, terlapor sejauh ini pihaknya baru mengetahui dari akunnya. Sehingga masih dalam penyelidikan karena pelapor juga belum mengetahui pasti nama asli dari akun tersebut. 

"Walapun profil akun terdapat tiga orang yakni satu cowo dan duanya cewe, tapi kita masih dalam konteks penyelidikan. Dan masalah ini akan saya laporkan ke pimpinan," terangnya.(dx)


Reporter: Rudi Mochtar

BERITA TERKAIT