WEDA,OT - EG alias Egi, warga Weda Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Maluku Utara, Selasa (29/8/2017) sekitar pukul 17.30 Wit, ditikam pacarnya sendiri bernama Akbar di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Halteng.
Kejadian tersebut berawal saat korban (Egi) yang bekerja sebagai Cleaning Service di RSUD Halteng, pulang kerja sudah ditunggu pelaku yang tak lain adalah kekasihnya di halaman RSUD dalam keadaan mabuk.
Pelaku langsung menyeruh korban naik ke motor yang dikendarai. Tapi korban menolak ajakan pelaku. Merasa tidak dihargai Akbar (pelaku) langsung turun dari motor dan menikam kekasihnya di bagian kanan perut menggunakan kunci motor.
Akibat perbuatan tersebut, korban mengalami luka serius di bagian perut sedalam 4 cm. "Saya tolak ajakan Akbar karena sudah mabuk, jadi saya suruh dia pulang duluan, nanti saya naik kendaraan lain," tutur korban di RSUD Halteng.
Menurut Egi, usai ditikam, pacarnya langsung pergi meninggalkan dirinya. "Saya tidak tahu kalau ada luka di perut, jadi saya langsung pulang. Saya sampai di rumah merasa sakit jadi memegang tempat yang sakit itu, ternyata ada darah," ucapnya.
Tidak menerima kejadian itu, Egi langsung pergi ke Polres Halteng untuk melaporkan pacarnya. "Saya langsung naik ojeg menuju ke Polres laporkan Akbar. Setelah itu saya ke RSUD untuk mengobati luka tusuk itu," terangnya.
Sementara Akbar (pelaku) warga Desa Mafa kecamatan Gane Timur, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) itu, langsung dikejar anggota Polres. Namun yang bersangkutan lebih dulu meninggalkan Kota Weda dengan membawa motor Hairuddin Warga Desa Nurweda Kecamatan Weda.
Saat ini korban belum berhasil diamankan oleh Polisi. Tapi Polisi akan melacak keberadaan pelaku.
((red)