TERNATE, OT - Janji Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Ternate, AKBP Azhari Juanda untuk menindak tegas pendukung tim world cup 2018 yang melakukan konvoi di Kota Ternate, akhirnya dibuktikan.
Jajaran Polres Ternate, melalui personel Satlantas Res Ternate, dibawah pimpinan Kanit Turjawali Ipda Ibrahim Mappe, Minggu (17/6/2018) sekitar pukul 20:30 waktu Ternate, mengamankan dua unit kendaraan angkot jenis mikrolet dengan nomor Polisi, DG 1024 UK dan DG 1510 LD.
Kedua kendaraan tersebut, diduga digunakan pendukung timnas Brasil yang melakukan konvoi dengan membunyikan sound sistem sangat keras di seputaran pasar Gamalama.
Kapolres Ternate, AKBP Azhari Juanda saat dikonfirmasi indotimur.com, Senin (18/6/2018), menjelaskan, pihaknya berhasil mengamankan dua unit kendaraan jenis mikrolet yang digunakan oleh pendukung tim Brazil untuk melakukan konvoi dengan membunyikan sound sistem sangat keras.
"Berdasarkan laporan dari Kapolsubsektor Tengah Ipda Stofel, jajaran Satlantas dibawah pimpinan Kanit Turjawali Ipda Ibrahim Mappe langsung bergerak dan berhasil mengamankan dua unit kendaraan mikrolet yang digunakan pendukung timnas Brazil," kata Kapolres.
Pada saat diperiksa, supir dan penumpang angkot tersebut sudah dalam keadaan mabuk akibat mengkonsumsi miras.
"Berdasarkan pengakuan salah satu pelaku, mereka melakukan konvoi bertujuan untuk mendukung tim world cup favorit mereka yaitu Brasil yang akan bertanding malam tadi," ungkap Kapolres aeraya menyebut semua pelaku telah dipengaruhi miras.
Berdasarkan hasi pemeriksaan 6 orang yang diamankan, dua diantanya sopir yakni, MAK (28), SI (23), sedangkan identitas penumpang antara lain, RW (18), IH (20), ZA serta ZAM
"Untuk dua unit kendaraan kita tilang dan pelaku konvoi kita serahkan ke piket SPKT untuk diproses lebih lanjut. Saat ini, barang bukti kendaraan kita amankan di kantor Lantas," ucap Kapolres.
Kepada seluruh masyarakat Kota Ternate khususnya pendukung timnas yang berlaga di Rusia, Kapolres memghimbau untuk tidak melakukan konvoi, sebab dikhawatirkan akan menimbulkan potensi terhadap kecelakaan lalu lintas dan bisa menimbulkan konflik antar pendukung.
"Kami menghimbau agar pendukung timnas di piala dunia untuk tidak melakukan konvoi, karena dapat mengganggu ketertiban umum dan mengganggu kenyamanan masyarakat," tukas Kapolres seraya menyebut, pihaknya intens melakukan patroli guna menindak tegas peserta konvoi yang mengganggu kenyamanan masyarakat.(thy)












