Home / Berita / Hukrim

Ini Identitas Mayat Tanpa Busana Yang Ditemukan Di Semak-Semak

02 Oktober 2017
Mayat Olda Gogasa di Kamar Jenazah RSUD Tobelo
TOBELO, OT- Sosok mayat perempuan tanpa busana yang ditemukam warga di semak-semak tepat di belakang wisma Kudus Desa Gosoma, kompleks jalan belakang, Tobelo Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Provinsi Maluku Utara (Malut),  akhirnya diketahui identitasinya. 

Sesuai informasi yang dihimpun indotimur.news menyebutkan, mayat (korban) yang ditemukan di semak-semak tanpa busana itu ternyata bernama,Olda Gogasa (43) ibu 4 anak, warga Desa Mamuya, Kecamatan Tobelo Utara. 
Korban sejak Jumat pekan kemarin, dikabarkam meninggalkan rumah dan baru ditemukam Minggu (1/10/2017) di lokasi kebun salah seorang warga.

Ayah korban,  Daniel Gogasa mengatakan, anaknya (Olda) keluar dari rumah sejak Jumat (29/9/2017) pekan kemarin, sekira pukul 09:00 WIT, dengan alasan menemui seseorang di Tobelo. 

"Sampai sore hari, Jumat itu, karena korban belum juga pulang kami telphon ke nomornya, tapi tidak aktif. Kami pikir korban akan tetap pulang ke rumah," kisah ayah korban kepada indotimur.news saat ditemui di depan ruang jenazah RSUD Tobelo, Minggu (1/10/2017) malam. 

Menurutnya, korban meninggal dengan meninggalkan 3 orang anak, tapi semuanya sudah beranjak dewasa. Korban sudah cerai dengan suaminya, bernama Alfon Tidore warga Desa Ruko, Kecamatan Tobelo Utara. 

"Saya mendapat informasi dari keluarga di Tobelo, bahwa ada penemuan mayat, kami menyuruh untuk dicek sebab anak kami sudah 3 hari tidak pulang ke rumah. Ketika dicek ternyata hanya anak kami," ungkap ayah korban, sembari berharap pihak berwajib segera mengungkap motif kematian korban yang sebenarnya. 

"Kami dari keluarga siap, jika korban mau diotopsi sebagai keperluan penyelidikan.  Karena kami juga tidak puas dengan kematian anak kami. Kami berharap pihak Kepolisian dapat mengungkap motif kematian anak kami," pinta ayah korban. 

Sementara itu, Tim Reserse Polres Halut maupun tim medis RSUD Tobelo telah mengizinkan pihak keluarga membawa pulang korban untuk dikebumikan, namun, meminta pihak keluarga korban,  jika korban tetap diotopsi nantinya, agar bisa mengizinkan sesuai dengan keperluan penyelidikan untuk mengungkap fakta kematian korban. 

Terpisah Kapolres Halut, AKBP Irvan Indarta, ketika ditemui indotimur.news, belum bisa menjelaskan lebih jauh motif kematian korban, sebab masih dilakukan proses pelidikan. "ini masih pengembangan berbagai informasi yang masuk.  Selanjutnya lidik untuk ungkap kemungkinan adanya dugaan tindak pidana," singkat Kapolres.


Reporter: Redaksi

BERITA TERKAIT