Home / Indomalut / Halteng
30 Juli 2020

Baru Enam Bulan Dihotmix, Jalan di Desa Dotte Sudah Rusak

Jalan Hotmix Di Desa Dotte Yang Rusak (foto_safi)

HALTENG, OT -  Warga Desa Dotte Kecamatan Weda Timur, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) Maluku Utara (Malut) meminta Pemerintah daerah bersama DPRD, segera memanggil PT. Nafiri selaku pekerja proyek jalan hotmix di Desa tersebut, untuk dimintai keterangan terkait kualitas jalan yang baru dihotmix.

Ruas jalan yang belum lama ini mengalami peningkatan dari lapen ke hotmix itu, sudah mulai rusak, padahal pekerjaan proyek tersebut baru 6 bulan lalu.

Salah satu warga Desa Dotte, Safi Din dalam keterangannya mengatakan, jalan yang baru di hotmix kurang lebih enam bulan lalu, kini sudah rusak parah.

"Tidak tahu apa penyebabnya, yang jelas fakta di lapangan jalan ini mulai rusak," ucap Safi saat dikonfirmasi melalui telepon selularnya, Kamis (30/7/2020).

Menurutnya, pekerjaan yang terkesan asal-asalan itu, dikerjakan oleh PT. Nafiri dengan anggaran miliyaran rupiah.

"Masa baru 6 bulan di Hotmix sudah retak, itu artinya kontraktor yang menangani proyek ini kerjanya diragukan dan harus diberi sanksi tegas," kesalnya.

Safi mengaku, kerusakan jalan yang baru saja dihotmix itu, mencapai 25 meter, sehingga sangat mengganggu aktifitas warga yang mau berangkat ke kebun, maupun pulang kebun.

"Kalau retak ini tidak cepat diperbaiki, pasti akan terus melebar, apalagi musim hujan seperti ini, sehingga Pemkab Halteng dalam hal ini Dinas PUPR harus mengambil langkah cepat," desaknya.

Ketua BPD Desa Dotte ini juga berharap, Pemda dan DPRD Halteng untuk mengevaluasi kontraktor yang kerjanya asal-asalan, "bila perlu orang seperti ini tidak perlu lagi diberikan kesempatan untuk memegang proyek, karena ini merusak citra pemerintah," cecarnya. (red)


Reporter: Supriono Sufrin