Home / Berita / Politik
04 Desember 2018

KPU Sekadau Terima Alat Kelengkapan TPS Pemilu 2019

KPU Kabupaten Sekadau menerima distribusi logistik untuk pemilu 2019

SEKADAU KALBAR, OT - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sekadau menerima distribusi logistik untuk pemilu 2019, Selasa (4/12). Logistik berupa alat kelengkapan tempat pemungutan suara (TPS) yang diterima itu disimpan di Gudang KPU Kabupaten Sekadau. 

Anggota KPU Kabupaten Sekadau, Yusvia Nonong menuturkan, logistik yang datang tersebut berupa alat kelengkapan TPS. Logistik yang diterima KPU, yaitu alas bantalan, paku, tali pengikat, karet pengikat surat suara, lem, kantong plastik kdcil, sedang dan besar. 

Selain itu, KPU Kabupaten Sekadau juga menerima bolpoin, spidol berukuran besar dan kecil, gembok dan anak kunci. Tanda pengenal di KPPS, tanda pengenal petugas ketertiban dan tanda pengenal saksi serta kantong plastik jumbo juga diterima oleh KPU. 

"Untuk logistik sudah kami terima dan disimpan di Gudang KPU Kabupaten Sekadau," ujarnya ditemui di Kantor KPU. 

Logistik yang diterima KPU Kabupaten Sekadau, yaitu alas bantalan sebanyak 2.685, paku coblos sebanyak 2.704, tali pengikat sepanjang 2.704 meter. Sebanyak 270.400 karet pengikat surat suara, 771 lem, 13.590 kantong plastik besar, 1.422 kantong plastik sedang dan 1.352 kantong plastik kecil. 

Sebanyak 4.964 balpoin, 3.147 spidol besar, 7.006 spidol kecil dan 3.462 gembok dan anak kunci juga diterima KPU Kabupaten Sekadau. Selain itu, KPU Kabupaten Sekadau menerima tanda pengenal petugas di KPPS sebanyak 4.732 lembar, tanda pengenal petugas ketertiban sebanyak 1.352 lembar dan tanda pengenal saksi sebanyak 25.688 lembar serta 6.760 kantong plastik jumbo. 

Penerimaan logistik tersebut juga disaksikan Anggota KPU Kabupaten Sekadau, Gita Rantau dan pihak kepolisian. Nonong mengatakan, distribusi logistik seperti surat suara akan didistribusikan menjelang pelaksanaan pemilu 2019 mendatang. 

"Untuk waktu pastinya, kami masih belum tahu. Kami masih menunggu surat edarannya," pungkasnya.(red)


Reporter: Yahya Iskandar