08 Januari 2019

Diduga Frustasi Karena Digugat Cerai, Istri Rino Nekat Bunuh Diri

Tali Tambang Pakaian yang terakhir digunakan Korban

SEKADAU KALBAR, OT - Rino, ditemukan tak bernyawa di kediamannya, Selasa (8/1/2019) dini hari. Pria berusia 35 tahun yang merupakan warga Dusun Sungai Asam, Desa Sungai Ayak I, Kecamatan Belitang Hilir itu nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Kapolres Sekadau, AKBP Anggon Salazar Tarmizi menuturkan, Rino ditemukan tak bernyawa oleh pamannya sekitar pukul 03.45 wib. Saat itu, sang paman ke luar rumah menuju sungai untuk buang air besar (BAB) dan hendak berwudhu.

“Setelah kembali ke rumah dan menuju dapur untuk memasak air. Korban sudah tergantung kaku ditiang penyangga rumah dengan menggunakan tali tambang,” ujar Anggon, Selasa (8/1) siang.

Melihat keponakannya tergantung, sang paman langsung berteriak meminta tolong. Sanak keluarga dan warga yang mendengar teriakan paman korban berdatangan dan menurunkan jasad korban dengan memotong tambang yang digunakan untuk gantung diri.

Anggon mengungkapkan, korban nekat gantung diri antara sekitar pukul 00.00 wib hingga 02.00 wib. Berdasarkan keterangan keluarga korban, kata Anggon, Rino nekat mengakhiri hidupnya lantaran furstasi.

“Berdasarkan keterangan Rino frustasi digugat cerai oleh istrinya. Statusnya saat ini sudah sidang kedua. Hal ini juga dibenarkan istrinya,” ungkapnya.

Kepolisian telah mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan Rino untuk bunuh diri. Adapun barang bukti yang diamankan, yaitu tali tambang, pakaian terakhir yang digunakan Rino danhandphone miliknya.

“Kami memberikan saran dan masukan kepada keluarga korban agar jasadnya dilakukan autopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya. Tapi pihak keluarga menolak karena menyakini korban benar-benar bunuh diri,” pungkasnya.(red)


Reporter: Yahya