13 April 2019

1.010 Personel TNI dan Polri di Malut Siap Amankan Pemilu 2019

Kapolda Malut, Brigjen (Pol) Suroto dan Danrem 152 Babullah Kolonel Inf Endro Satoto saat melakukan pengecekan personel

TERNATE,OT- Sebanyak 1.010 personel gabungan dari TNI dan Polri di Provinsi Maluku Utara (Malut), siap mengamankan Pemilhan Umum (Pemilu) 2019 yang akan dilaksanakan pada 17 April 2019 mendatang.

Kesiapan personel itu terlihat pada saat apel gabunga pergeseran personel yang dipimpin langsung oleh Kapolda Malut Brigjen (Pol) Suroto dan Danrem 152 Babullah Kolonel Inf Endro Satoto, di depan kantor wali kota Ternate, Minggu (13/4/2019) pagi tadi.

Kapolda Maluku Utara, Brigjen (Pol) Suroto kepada wartawan mengatakan, pelaksanaan apel gabungan ini untuk mengecek kesiapan dan kelengkapan personel dan sarana prasarana untuk BKO ke Polres, dalam rangka pengamanan tahapan pemungutan dan penghitungan suara pada 17 April 2019 besok.

Kata Kapolda, provinsi Malut yang terbagi dalam 10 kabupaten/kota dengan jumlah DPT sekitar 806.85 jiwa pilih dan 3.806 TPS, maka beberapa Polres kekurangan personel sehingga Polda dan Korem memberikan BKO.

"Karena kekurangan personel, maka dari kesatuan atas Polda dan Korem memberikan BKO ke jajaran kurang lebih 1.010 personel, diantaranya 416 untuk pengamanan di TPS di 6 kabupaten/kota baik itu kabupaten Sula, Halsel, Tidore, Haltim, Halbar dan Halut untuk keamanan ke TPS.

Selain itu, untuk antispasi perkembangan situasi ada 5 Polres yang diberikan satu pengamanan satu pleton Dalmas, masing-masing kurang lebih 216 personel.

Bukan hanya itu, kata Kapolda, setiap kabupatenkota sudah diberikan satu pleton Brimob kurang lebih 33 personel dengan jumlah 360. Bahkan ada juga BKO dari TNI. "Untuk di kota Ternate Polda siapkan 400 personel.

"Dengan upaya ini, baik Polda maupun Korem 152 Babullah agar bisa mengawal bagaimana jalanya pesta demokrasi hingga masyarakat bisa memberikan hak dengan aman, tenteram dan damai di TPS untuk memilih calon presiden dan wakil rakyat," kata Kapolda.

Kapolda mmenjelaskan, pola pengamanan dilakukan dua katagori yakni sangat rawan dan kurang rawan. "Jika sangat rawan maka 1 TPS ada 2 personil dan 2 orang linmas, sedangkan kurang rawan 1 TPS 1 personel dan 2 linmas," jelasnya.

Sementara Danrem 152 Babullah Ternate Kolonel Inf Endro Satoto menambahkan, untuk jajaran Korem 152 Babullah diminta BKO ke jajaran Polda, baik itu pasukan yang akan didistribusi ke Polres ada 1 pleton TNI dengan total 400 personel yang sudah disiapkan.

"Personel TNI sebagian sudah berada di kabupaten/kota dan sebagian masih dalam perjalanan. Bahkkan ada daerah-daerah tertentu dilakukan penebalan personel guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi," ujarnya.

Selain itu, ada juga pasukan on call jika sewaktu-waktu dibutuhkan maka siap diterjunkan.(red)


Reporter: Randy Basri