Home / Berita / Nasional
09 Maret 2018

Sri Mulyani Sebut Tingkat Kemiskinan Di Ternate Paling Rendah Di Dunia

TERNATE, OT - Upaya wali kota Ternate, H Burhan Abdurahman untuk menekan angka kemiskinan di Kota Ternate, mulai membuahkan hasil.

Kota Ternate dibawah kepemimpinan Burhan Abdurahman tercatat memiliki laju pertumbuhan ekonomi mencapai 8,12 persen atau paling baik dibanding 9 kabupaten/kota lainnya di Provinsi Maluku Utara (Malut).

Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani saat memberi kuliah umum di hadapan civitas akademika Universitas Khairun Ternate, Kamis (8/3/2018).

Selain itu, kota Ternate juga tercatat sebagai daerah dengan tingkat inflasi paling rendah. Di sisi lain, daerah dengan pertumbuhan paling rendah adalah kabupaten Halmahera Utara (Halut). "Halmahera Selatan, pertumbuhan ekonomi di atas 11 persen, sedangkan secara nasional hanya 5,0 persen," kata Sri.

Mantan dirut Bank Dunia itu menyebut, dari sisi kesejahteraan masyarakat, kondisi tingkat kemiskinan di kota yang dipimpin Burhan Abdurahman dan Abdulah Taher itu, tercatat paling rendah, yakni 2,5 persen, "ini bahkan sudah termasuk terrendah di dunia," sebut Sri Mulyani.

Meski demikian, lanjutnya, tingkat pengangguran di kota Ternate masih cukup tinggi. Dengan pertumbuhan 8 persen, kota Ternate harus mampu menekan angka pengangguran.

Meski cukup tinggi, Sri memiliki alasan rasional terkait tingginya angka pengangguran di kota Ternate.

Kata dia, sebagai kota berkembang tentunya, Ternate menjadi tempat strategis untuk mencari nafkah, sehingga orang akan menjadikan kota Ternate sebagai tujuan mencari kerja.

"Saya lihat data ini, saya berpikir, ini karena banyak orang datang ke Ternate maka jumlah penduduk meningkat, pengangguran bertambah," katanya.

Sementara data lain yang disampaikan Sri Mulyani adalah, kabupaten Halmahera Timur, yang tercatat sebagai daerah dengan tingkat kemiskinan diatas nasional yang mencapai 15,2 persen.

"Rasio ini secara nasional lebih merata kesenjangan indikator Maluku Utara adalah baik, namun yang paling kecil kesenjangannya adalah kota Tidore Kepulauan dan yang paling besar adalah Halmahera Timur," tukasnya.

Sri Mulyani menambahkan, dari sisi perkapita yang paling tinggi 36 juta, ada di kota Ternate dan paling rendah di kabupaten Halmahera Barat.(thy)


Reporter: Ibenk