Home / Advertorial / Kotaku
14 Februari 2018

Wali kota Ternate Resmi Rusunawa Pekerja Dan Rumah Khusus Bancana

TERNATE, OT - Wali kota Ternate, H Burhan Abdurahman, Rabu, (14/2/2018) meresmikan penggunaan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) untuk pekerja di bilangan terminal, Kelurahan Gamalama kecamatan Ternate Tengah dan Rumah Khusus Bencana (RKB) di Kelurahan Tubo kota Ternate, provinsi Maluku Utara (Malut).

Turut hadir dalam peresmian Rusunawa dan RKB yang dipusatkan di gedung Rusunawa kawasan Terminal Gamalama itu, Kapolres Ternate, AKBP Kamal Bahtiar, Kepala Kejari Ternate, Andi Muldani Fajrin, unsur Forkompimda, Satker Penyediaan Perumahan Pemprov Malut, para pejabat eselon II, III dan IV di lingkup Pemkot Ternate serta masyarakat penerima RKB.

Rusunawa dan RKB yang dibangun Pemerintah melalui Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Satker Penyediaan Perumahan Pemprov Malut dan Dinas Perumahan Rakyat, Pemukiman dan Pertanahan (Disperkim) kota Ternate itu, ditandai dengan pemukulan tifa dan penyerahan kunci izin pamanfaatan dan penghunian serta pengguntingan pita oleh wali kota Ternate, H Burhan Abdurahman.

Dalam sambutannya, Wali kota Ternate, H Burhan Abdurahman atas nama Pemkot Ternate, memberikan apresiasi, penghargaan dan terima kasih kepada Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Satker Penyediaan Perumahan Pemprov Malut, yang telah membantu sehingga program pembangunan Rusunawa dan RKB dapat terlaksana dengan baik dan dapat dimanfaatkan.

Dikatakan, pembangunan Rusunawa dan RKB ini bermaksud untuk membantu warga Ternate, khususnya pedagang dan masyarakat yang mendiami kawasan rawan bencana agar memiliki tempat tinggal yang layak sehingga membantu mereka yang beraktifitas sabagai pedagang.

"Kemudian untuk Rumah Khusus Bencana ini, diberikan kepada warga yang mendapat musibah bencana beberapa waktu lalu di Ternate," kata wali kota seraya menyebut, kedua bangunan itu diusulkan oleh Pemkot dan disetujui oleh pemerintah pusat melalui Satker.

Untuk pembangunan Rusunawa dan RKB, Pemkot menyiapkam lahan. "Setelah dibangun, selanjutnya hari ini diserahkan oleh Satker kepada Pemkot, untuk selanjutnya dimanfaatkan oleh masyarakat," tandasnya.

Diakhir sambutannya, wali kota dua periode itu berharap, agar kerjasama dan koordinasi dengan pihak Kementerian melalui Satker terus berkelanjutan, sehingga upaya-upaya pemerintah kota Ternate dalam mensejahterakan masyarakat dapat terwujud.

Sementara kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Disperkim) kota Ternate, Rizal Marsaoly mengatakan, Rusunawa dan RKB yang baru diresmikan ini, dikhususkan bagi pekerja atau pedagang yang belum memiliki tempat tinggal dan warga yang berdomisili di daerah-daerah rawan bencana.

Kata dia, setelah diresmikan, tim terpadu yang dibentuk Pemkot akan melakukan pendaftaran bagi calon penghuni Rusunawa. "Tim terpadu terdiri dari Disperkim, Disperindag, Satpol PP dan tim ini diketuai oleh Sekda," ujar Rizal seraya menyebut, proses penetapan calon penghuni akan dilakukan secara transparan dan akuntabel.

Untuk pengelolaan Rusunawa dan RKB, Rizal menyebut, pihaknya telah membentuk Unit Pelayanan Tekhnis (UPT) yang bertugas melakukan pengelolaan terhadap seluruh perumahan yang dibangun oleh Disperkim, sehingga peruntukan perumahan ini benar-benar sesuai proposal awal yang disampaikan Disperkim kepada Kementerian PUPR.

"Nanti ada tim terpadu yang melakukan verifikasi terhadap calon penghuni, karena ada beberapa persyaratan yang telah ditetapkan" ujar Rizal.

Dia berharap, masyarakat yang nantinya menempati Rusunawa maupun RKB, dapat menjaga segala fasilitas yang telah disediakan pemerintah, agar dapat dipergunakan secara berkelanjutan. "Kami berharap, warga yang nantinya menempati Rusunawa untuk menjaga segala fasilitas yang ada," tutupnya.(thy)


Reporter: Ibenk