Home / Indomalut / Haltim
08 November 2018

Komisi I DPRD Haltim Bakal Panggil Tim Penegasan Tapal Batas

Bahri Hayun

MABA,OT- Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) bakal memanggil Tim Penetapan dan Penegasan Batas, Pemerintah Kabupaten Haltim terkait batas antara Desa Gotowasi Maba Selatan dan Soagimalaha Kota Maba.

Sekretaris Komisi I DPRD Haltim, Bahri Hayun mengatakan, Komisi I menerima aspirasi dan keluhan setiap warga salah satu aksi warga Gotowasi hari ini didepan kantor Bupati Haltim. "Kami tetap menerima aspirasi warga, apalagi ini masalah tapal batas," kata Bahri, Kamis (08/11/2018).

Kata dia, masalah tapal batas dua desa antara Desa Gotowasi dan Desa Soagimalaha menjadi pekerjaan rumah yang harus diseriusi oleh Pemuda Haltim terutama Tim Penetapan dan Penegasan Batas. "Komisi I juga akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat, terkait dokumen penegasan batas," katanya.

Lanjut dia, tuntutan warga masyarakat Gotowasi dan tokoh adat Qimalaha Gotowasi tersebut, komisi I akan memanggil tim penegasan batas daerah guna dimintai keterangan, terutama penyerahan domuken penegasan batas ke Pemerintah Pusat. 

"Hal itu dilakukan, karena melihat kondisi terkini tuntutan masyarakat Gotowasi dan tokoh adat Qimalaha Gotowasi. Maka kita akan memanggil tim penegasan batas daerah," ujarnya.

Dijelaskan, sebelumnya masyarakat setempat dan tokoh adat Qimalaha Gotowasi, memberikan amanah kepada pihaknya untuk bertemu dengan pelaksana tugas Bupati Muh Din, guna membicarakan penegasan batas Desa Gotowasi dan Desa Soagimalaha. "Secara pribadi saya dan H Arifin diutus oleh masyarakat untuk bertemu dengan Plt Bupati, karena sepanjang belum ada putusan Bupati," jelasnya.

Dikatakan, masih ada ruang pembicaraan terkait dengan penegasan batas kedua Desa tersebut. Namun sejauh ini belum ada putusan Bupati yang ada hanya berita acara sehingga masyarakat melakukan penolakan.

"Namun menurut Plt Bupati itu sudah terlambat. Padahal sepanjang belum ada putusan Bupati bisa dianulir, namun bagi Plt Bupati masalah tapal batas kedua desa itu sudah selesai," tutupnya. (dx)


Reporter: Rudi Mochtar