25 Agustus 2017

Jelang Idhul Adha, Disperindag Haltim Pantau Harga Sembako

MABA,OT- Menjelang hari raya Idhul Adha 1438 H yang jatuh pada 1 September 2017 mendatang. Dinas Perindustiran Perdagangan dan Koperasi UKM Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) Maluku Utara, memantau harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako) di pasar Sangaji, Jumat (25/08/2017). Kepada Indotimur.com, Kabid Perdagangan Lutfi Karim mengatakan, pemantauan harga Sembako ini dalam rangka menjelang hari raya Idhul Adha. "Kita pastikan harga sembako jelang lebaran di pasar Sangaji Kota Maba," kata Lutfi di sela-sela pemantauan harga sembako. Selain itu, Lutfi juga mengimbau kepada seluruh pedagang Sembako, Barito dan sayur agar harga tetap stabil hingga paska hari raya nanti. "Kalaupun naik disesuaikan saja dengan penjual dari Subaim, karena rata-rata Barito dan sayur dibeli dari Subaim. Untuk itu, boleh naik tapi yang wajar," katanya. Sedikit diketahui untuk harga, Rica keriting Rp35.000/kg, Rica Nona Rp50.000/kg, Tomat Rp20.000/kg, Bawang Merah dan Bawang putih Rp50.000/kh. sementara semua jenis sayur per ikat Rp10 ribu. "Harga ini tidak menentu, karena pedagang disini ambil dari penjual dari Subaim. Selain itu bisa saja H-3 lebaran naik. Tapi saya sudah imbau agar harga bisa naik tapi yang wajar, karena kasihan juga masyarakat yang beli," ujarnya. Kata dia, sementara harga ikan masih stabil dengan harga tertinggi Rp30.000/kg. sementara daging ayam potong Rp37.000/kg karena diambil dari Buli. Lanjut dia, untuk harga beras ada juga berfariasi. Beras Toko Rp12.50/kg, sedangkan Beras Subaim Rp 11.000/kg. "Mudah-Mudahan harga sembako maupun barito tetap stabil sampai paska lebaran," harapnya. Sementara untuk penyediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bensin maupun Minyak Tanah (Mita) di Haltim dipastikan stabil. "Kita sudah hubungi pihak SPBU Buli agar mulai 28 Agustus tidak lagi melayani jerigen, sehingga stok BBM tetap stabil dan mampu melayani kendaraan pada saat mudik maupun arus balik," katanya. (dx)


Reporter: Redaksi