TERNATE, OT - Persaudaraan Muslimah (Salimah) Kota Ternate bekerja sama dengan Ikatan Dai Indonesia (IKADI) dan Yayasan Kesejahteraan Madani (Yakesma), menggelar kegiatan "Sehari Bersama Alquran" yang dipusatkan di masjid Al-Muhajirin Ternate.
Turut hadir dalam agenda keagamaan tersebut, Wali Kota Ternate, Dr. H. M. Tauhid Soleman, para pengurus Salimah Kota Ternate, IKADI dan Yakesma, serta para jamaah dan warga.
Kegiatan yang mengusung tema "Membumikan Al-Qur’an, Menguatkan Generasi Qurani Kota Ternate" juga dirangkai dengan penyerahan bantuan sembako kepada penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Wali Kota Ternate Dr. H. M. Tauhid Soleman, menyampaikan, Al-Qur’an merupakan pedoman hidup yang harus terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, umat Islam memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga kemurnian dan pengamalan Al-Qur’an sebagaimana ditegaskan dalam firman Allah SWT.
“Allah menurunkan Al-Qur’an dan Allah pula yang menjaganya. Karena itu, kita sebagai umat Islam memiliki tanggung jawab untuk terus membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya,” terang Wali Kota.
Dia turut memberi apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pihak penyelenggara yang telah menjadikan agenda Sehari Bersama Al-Qur’an dilaksanakan secara rutin dalam tiga tahun terakhir.
Wali Kota menyebut bahwa kehadiran masyarakat dalam kegiatan tersebut menunjukkan adanya kesadaran dan panggilan hati untuk mendekatkan diri kepada kitab suci.
“Yang hadir pada kegiatan ini adalah orang-orang pilihan yang terpanggil untuk menyemarakkan syiar Al-Qur’an. Tidak semua orang memiliki kesempatan dan niat untuk datang, sehingga kehadiran kita hari ini merupakan bagian dari panggilan kebaikan,” katanya.

Wali Kota dua periode itu juga mengusulkan agar ke depan kegiatan Sehari Bersama Al-Qur’an dapat dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak peserta, termasuk pelajar dari berbagai sekolah.
Menurutnya, kegiatan ini juga dapat dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah agar makna kebersamaan dalam membaca Al-Qur’an semakin terasa.
“Saya berharap kegiatan ini ke depan bisa melibatkan sekolah-sekolah dan dilaksanakan di berbagai zona wilayah. Dengan begitu, semangat membaca Al-Qur’an bisa dirasakan secara luas oleh masyarakat,” ungkapnya.
Wali Kota turut mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menjalani kehidupan selama bulan suci, termasuk menjaga kebersihan lingkungan.
“Kita tidak hanya belajar membaca Al-Qur’an, tetapi juga harus mengamalkan nilai-nilai yang diajarkan, seperti hidup sederhana, tidak berlebihan, dan menjaga keseimbangan dalam kehidupan,” tutupnya.
(fight)











