Home / Olahraga

Laga ''Perang Bintang'' Ditunda, Kedua Tim Gelar Latihan Bersama

Publik Sepakbola Ternate Kecewa
10 Januari 2021
Ketua Askot PSSI Ternate, Muhdin

TERNATE, OT - Rencana Askot PSSI Ternate untuk mempertemukan tim Malut Footbaler yang berisi pemain-pemain profesional Liga 1 dan Liga 2, dengan kesebelasan Askot PSSI Ternate U-22, pada Minggu (10/1/2021) sore, akhirnya ditunda.

Informasi yang dihimpun indotimur.com, menyebutkan, penundaan laga bertajuk "Perang Bintang" ini dilakukan setelah Satgas Covid-19 Kota Ternate, tidak merespon penyampaikan dari pihak penyelenggara.

Ketua Askot PSSI Ternate, Muhdin "Alan" Taha mengaku, laga Perang Bintang terpaksa harus ditunda karena hingga jelang kick off, Satgas Covid-19 Kota Ternate tidak memberikan kepastian soal laga ini.

"Iya, benar, laga harus ditunda karena sampai.saat ini, Satgas Covid-19, belum merrspon penyampaikan panitia penyelenggara, terkait laga ini," kata Alan, Minggu (10/1/2021) di stadion Gelora Kie Raha.

Dia mengaku, tidak mengetahui alasan Satgas tidak merespon penyampaian Askot PSSI soal laga ini, "sampai sekarang, tidak ada pemberitahuan atau semacam izin/rekomendasi dari Satgas Covid-19. Kemungkinan karena ada pertimbangan-pertimbangan lain termasuk soal status Kota Ternate yang naik ke zona orange," kata Alan.

Sementara itu, sejumlah warga yang ditemui indotimur.com, di sekitar stadion Gelora Kie Raha Ternate menyampaikan kekecewaan atas penundaan laga ini.

"Stadion ini kapasitasnya sekitar 13 ribu orang, kan' tidak mungkin penuh, penerapan protokol kesehatan pasti diberlakulan secara ketat, jika alasannya protokol kesehatan, itu sangat tidak logis," ungkap Nengo, salah satu warga Ternate pencinta sepakbola.

Dia berharap, laga ini segera digelar dalam waktu dekat, "mudah-mudahan laga ini segera dilangsungkan tentu dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat," harapnya.

Kekevewaan juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara, Rahmi Husen.

Politisi Partai Demokrat itu mengaku sangat kecewa dengan penundaan laga "Perang Bintang"

Meski kecewa, Rahmi mengaku memahami alasan Satgas Covid-19 yang tidak memberikan kepastian soal laga ini.

"Kalau kecewa, sangat kecewa, tapi mau gimana lagi, kita harus memprioritaskan keselamatan warga Ternate," katanya.

Dia berharap, laga ini hanya ditunda dan bukan dibatalkan, "tinggal panitia pelaksana berkoordinasi lebih intens dengan Satgas Covid-19 terkait hal-hal tekhnis prokes," ujar Rahmi seraya berharap laga ini segera digelar agar ada hiburan untuk pencinta sepakbola di Ternate.

Sebelumnya, Askot PSSI Ternate menjadwalkan laga "Perang Bintang" digelar Minggu (10/1/2021) sore pukul 16:00 WIT.

Laga bertajuk "Perang Bintang" ini menghadirkan tim Askot PSSI Ternate U-22 menghadapi sejumlah pemain profesional yang berlaga di Liga 1 maupun Liga 2.

Sederet nama pesepakbola asal Maluku Utara yang saat ini menghuni tim-tim Liga 1 dan Liga 2 siap bertanding melawan anak-anak muda yang berasal dari club-club peserta Ternate Premier League.

Data yang dikantongi indotimur.com, menyebutkan, dalam tim Malut Footbaler, tercatat ada nama Zulham Zamrun, Zamroni Milan, Andre Abubakar, Andi Idrus, Abduh Lestaluhu, Ilham Udin Armayin serta sejumlah nama beken lainnya.

 (thy)


Reporter: Fadli

BERITA TERKAIT