Home / Ternate Andalan

BAHIM Tetap Jadi Prioritas Pemkot Ternate

04 Februari 2026
Sekda Kota Ternate, Dr H Rizal Marsaoly, SE MM

TERNATE, OT - Pemerintah Kota Ternate menegaskan komitmennya untuk terus memprioritaskan pembangunan di wilayah pulau terluar Batang Dua, Hiri, dan Moti (BAHIM) pada setiap tahun anggaran.

Hal ini tercermin dari RKPD atau dokumen perencanaan tahunan pemerintah daerah yang menjabarkan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah).

RKPD merupakan pedoman penyusunan RAPBD dan memuat prioritas pembangunan, kerangka ekonomi, serta pendanaan.

Sekretaris Daerah Kota Ternate, Dr Rizal Marsaoly, mengatakan keberpihakan terhadap pembangunan wilayah BAHIM telah terintegrasi dalam berbagai kebijakan dan program Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Pembangunan BAHIM tetap menjadi prioritas. Skemanya sudah masuk dalam kerangka besar pembangunan daerah, dan pada skema yang lebih spesifik, wilayah BAHIM juga tercakup,” kata Sekda usai membuka Forum Konsultasi Publik RKPD 2027 di Kantor Bapelitbangda Kota Ternate.

Orang nomor tiga di jajaran Pemerintah Kota Ternate itu menegaskan pembangunan di BAHIM masuk dalam lingkup kerja seluruh OPD, meskipun dengan bentuk intervensi dan porsi yang berbeda-beda.

Keberpihakan pembangunan BAHIM, menurut Sekda, terlihat jelas pada OPD yang menangani infrastruktur, pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR), pendidikan, kesehatan, serta perikanan.

“BAHIM menjadi perhatian seluruh OPD. Pada OPD tertentu, keberpihakannya sangat jelas dan itu terus ada di setiap tahun anggaran,” katanya. 

Sekda juga menambahkan, Pemerintah Kota Ternate saat ini menetapkan empat isu utama sebagai fokus pembangunan daerah, yakni pengembangan Smart City, City Branding Ternate Kota Rempah, penguatan UMKM dan ekonomi kreatif, serta dukungan terhadap penyandang disabilitas dalam mewujudkan Ternate yang inklusif.

Keempat isu tersebut menjadi landasan utama dalam perumusan kebijakan seluruh OPD, sehingga arah pembangunan di berbagai sektor dapat lebih terfokus dan terintegrasi.

“Setidaknya OPD sudah memiliki gambaran bahwa arah kebijakan pembangunan mengerucut pada empat isu utama tersebut, baik di sektor perikanan, kesehatan, maupun pendidikan,” tutupnya.

 (fight)


Reporter: Gibran

BERITA TERKAIT