PADANG, OT - Malut United harus puas berbagi angka dengan Semen Padang dalam lanjutan laga pekan ke-22 BRI Super League musim 2025-2026 setelah bermain imbang 2-2 dengan tim tuan rumah Semen Padang di stadion Haji Agus Salim Kota Padang, Jumat (20/2/2026) malam.
Malut United sempat unggul 2-0 melalui gol Tyronne Del Pino pada menit ke-21 dan Nilson Junior menit ke-40. Namun memasuki akhir laga, Semen Padang berhasil menyamakan kedudukan melalui Kianz Froese pada menit ke-87 dan Maicon menit ke-90 1.
Pelatih Kepala Malut United, Hendri Susilo menyampaikan rasa sukurnya atas hasil laga malam ini di Padang.
Dalam sesi press conference usai laga, satu-satunya pelatih lokal di BRI Super League itu menyampaikan, laga berjalan baik. "Hasil cukup adil, laga berjalan bagus. Alhamdulillah Malut United meraih poin di Padang," kata coach Hendri
Malut United sebagai tim tamu tampil agresif pada awal laga yang berlangsung di Stadion Gelora H. Agus Salim, Jumat (20/2/2026) malam WIB. Berkat penampilan menyerang yang efektif, skuad Laskar Kie Raha mampu menciptakan dua gol dari enam percobaan tembakan pada babak I.
Tyronne Del Pino membuka keunggulan Laskar Kie Raha ketika laga memasuki menit ke-22. Lalu, bek Malut United, Nilson Junior, menggandakan keunggulan setelah memanfaatkan assist Igor Inocencio pada menit ke-39.
Menurut coach Hendri, penampilan Malut United di babak I mencerminkan kerja keras dan penampilan apik skuad asuhannya.
Safrudin Tahar dkk. bisa unggul dua gol di tengah permainan terbuka kedua tim. Semen Padang mengakhiri babak pertama dengan catatan empat shots on target dari 8 percobaan tembakan.
Di babak II, Semen Padang bermain lebih menyerang. Dua gol balasan mampu mereka ciptakan dari hasil enam percobaan tembakan dengan empat di antaranya mengarah tepat ke gawang kiper Malut United, Alan Jose Bernardon.
Penampilan impresif Alan hingga pertengahan babak kedua yang tercermin lewat 7 saves belum mampu menyelamatkan Malut United dari kebobolan dua gol.
Situasi semakin sulit setelah salah satu pemain Malut United, Safrudin Tahar, terkena kartu merah usai menerima kartu kuning kedua pada pengujung laga.
"Semen Padang melakukan perubahan di babak kedua. Mereka bermain lebih terbuka dan meningkatkan intensitas pertandingan," ujar Hendri.
Tambahan satu poin dari laga kontra Kabau Sirah membuat Malut United masih tertahan di peringkat keempat klasemen dengan total raihan 41 poin.
Laskar Kie Raha tertinggal lima poin Borneo FC yang menduduki posisi ketiga dengan koleksi 46 poin dari 20 pertandingan. Borneo FC tergusur dari peringkat kedua setelah Persija Jakarta menang 2-1 atas PSM Makassar di Jakarta.
Persija untuk sementara menempati peringkat kedua berkat koleksi 47 poin dari 22 laga. Perolehan poin Macan Kemayoran sama dengan sang pemuncak klasemen, Persib Bandung, yang masih mengantongi dua pertandingan lebih banyak.
"Secara matematis, hasil imbang di Padang cukup merugikan Malut United. Tapi, inilah sepak bola," tutur Hendri.
Setelah melawan Semen Padang, Malut United dijadwalkan menjamu Persija pada pekan ke-23 BRI Super League 2025-2026. Laga Malut United vs Persija akan berlangsung di Stadion Gelora Kie Raha pada Selasa (24/2/2026).
"Semua pemain telah bekerja keras hingga meraih satu poin di Padang. Semoga kami bisa mendapatkan tiga poin di laga selanjutnya," kata Taufik Rustam selaku perwakilan pemain Malut United dalam sesi jumpa pers.
Pada pertandingan kali ini, coach Hendri menurunkan komposisi pemain seperti berikut: Alan Jose; Igor Inocencio, Safrudin Tahar, Nilson Junior, Yance Sayuri (Ridho Syuhada 90+9'); Wbeymar Angulo, Lucas Cardoso, Tyronne del Pino; Taufik Rustam (Abduh Lestaluhu 74'), Yakob Sayuri, David Da Silva (Manahati Lestusen 90+10').
(fight)









