Home / Nusantara

Peduli Kesehatan, RAPI dan Relawan Bagikan Masker di Tengah Kabut Asap

02 September 2026
RAPI dan Relawan membagikan masker kepada pengguna jalan.(Foto : Istimewa)

SEKADAU, OT - Kepedulian terhadap masyarakat di tengah kondisi darurat kabut asap kembali ditunjukkan Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 13 Kabupaten Sekadau bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Sekadau dan Dewan Kerja Cabang (DKC) Pramuka.

Dengan dukungan Polres Sekadau, para relawan turun langsung membagikan masker kepada masyarakat, pada Selasa (1/9/2026). Aksi sosial tersebut menjadi kegiatan pembagian masker untuk ketiga kalinya yang digelar lintas lembaga dan organisasi di Kabupaten Sekadau.

Kegiatan diawali apel bersama di kawasan Terminal Lawang Kuari. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama, Ketua RAPI Wilayah 13 Sekadau Kundori (JZ21LKD), Ketua PMI Cabang Sekadau F. Iwan Karantika, serta para relawan dari Pramuka dan sejumlah organisasi lainnya.

Usai apel, relawan berjalan kaki dari Kompleks Terminal Lawang Kuari menuju kawasan Penanjung. Sepanjang rute, masker tidak hanya dibagikan kepada pengendara yang melintas, tetapi juga kepada masyarakat di toko, warung, rumah makan, hingga pusat perbelanjaan.

Ketua RAPI Wilayah 13 Sekadau Kundori mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian relawan terhadap masyarakat yang terdampak kabut asap.

“Ini aksi yang ketiga kalinya. Alhamdulillah, setiap pembagian sekitar 5000 lebih masker kita salurkan, baik ke pasar, fasilitas umum, maupun di jalan raya,” kata Kundori.

Menurutnya, selain membagikan masker, para relawan juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap dampak kabut asap yang saat ini melanda sejumlah wilayah Kalimantan, termasuk Kabupaten Sekadau.

“Kami sebagai relawan juga ikut membantu memberikan edukasi kepada masyarakat dalam kondisi darurat asap yang melanda Kalimantan, khususnya Kabupaten Sekadau,” ujarnya.

Kundori menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI dan Polri yang terus memberikan dukungan terhadap kegiatan sosial tersebut.

Dia juga berterima kasih kepada seluruh relawan lintas lembaga dan organisasi serta para donatur yang telah membantu menyediakan masker.

Sementara itu, Ketua PMI Cabang Sekadau F. Iwan Karantika mengimbau masyarakat, termasuk para pelajar, untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kondisi kabut asap masih mengkhawatirkan.

“Suasana sudah cukup mengkhawatirkan, kabut asapnya sudah cukup tebal dan sudah berlangsung lama. Jadi dimohon kepada masyarakat untuk membatasi kegiatan atau aktivitas di luar ruangan,” katanya.

Dia juga mengingatkan masyarakat yang terpaksa beraktivitas di luar ruangan agar selalu menggunakan masker guna mengurangi dampak paparan kabut asap.

Sementara itu, Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama mengatakan pembagian masker dilakukan sebagai langkah preventif untuk membantu melindungi kesehatan masyarakat dari dampak buruk kabut asap.

“Saat ini di Polres Sekadau dampak kabut asap juga sudah mulai tebal. Bagaimanapun juga, kesehatan masyarakat supaya ini bisa lebih tercegah daripada dampak negatif kabut asap tersebut,” ujarnya.

Kapolres mengimbau masyarakat untuk senantiasa menggunakan masker ketika berada di luar rumah guna mengurangi risiko gangguan pernapasan, termasuk infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Selain persoalan kesehatan, dia meminta pengguna jalan meningkatkan kewaspadaan karena kabut asap dapat mengurangi jarak pandang dan berpotensi membahayakan keselamatan lalu lintas.

Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, terutama di tengah kondisi cuaca kering yang masih berlangsung.

“Yang paling utama adalah mengingat cuaca El Nino yang masih panjang, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk dapat menahan diri, agar tidak membakar lahan dan tidak membuka lahan dengan cara membakar,” tegasnya.

Menurut Kapolres, pencegahan kebakaran lahan merupakan tanggung jawab bersama karena dampaknya tidak hanya terhadap kesehatan, tetapi juga dapat mengganggu sektor pendidikan dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Aksi pembagian masker tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran bersama untuk menjaga kesehatan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Sekadau.

Aksi pembagian masker. didukung donasi masker dari RAPI, PMI, RSUD, AMS, Weng Kopi, Evo Coffee, Juragan Bangunan dan dari tokoh masyarakat Kuntoro dan Pensong.

 (red)


Reporter: Yahya Iskandar
Editor: Redaksi

BERITA TERKAIT