Home / Berita / Hukrim

Terkait Kematian Kiki, Tujuh Akun FB Terancam Dipolisikan

20 Juli 2019
Ketua Harian Kapita Tahane Provinsi Malut, Ikhi Sukardi Husen 

TERNATE, OT - Sedikitnya tujuh akun media sosial (medsos) Facebook (FB), terancam dipidanakan oleh keluarga almarhumah Qamaria Wahab Ibrahim alias Kiki (19) warga desa Tahane Kecamatan Malifut, Kabupaten Halmahera Utara (Halut) yang tewas mengenaskan setelah dirampok, diperkosa dan dibunuh oleh M Irwan Tutuwalrma alias Onal, beberapa waktu lalu.

Laporan terhadap tujuh akun FB ini, akan disampaikan Komunitas Kapita Tahane Provinsi Maluku Utara (Malut) sebab tujuh akun yang telah diidentifikasi oleh keluarga korban, dinilai menyampaikan informasi palsu dan memposting foto secara vulgar, pasca berita kehilangan korban Kiki.

Ketua Harian Kapita Tahane Provinsi Malut, Ikhi Sukardi Husen saat dikonfirmasi melalui telepon selularnya, Sabtu (20/7/2019), menyatakan, pihaknya berencana melaporkan tujuh akun FB yang dinilai  memberi komentar tidak menyenangkan bagi korban dan menyakiti hari keluarga.

Dia mengaku telah menginventarisir akum-akun yang diduga menyebarkan informasi hoax serta menampilkan foto-foto korban secara vulgar di akun medsos, "kita sudah menginventarisir akun yang menyampaikan hal tersebut secara luas dan tidak bisa dipertanggungjawabkan," tegas Ikhi seraya menyebut, dalam.waktu dekat pihaknya akan menyampaikan laporan ke Polda untuk segera ditindak.

"Kami berharap Polda segera mempercepat proses hukum yang ditangani karena kasus ini bukan hanya masalah kelaurga tetapi sudah sampai ke masalah kemanusiaan," ujar Ikhi sembari memastikan Kapita Tahane akan mengawal kasus ini hingga tuntas.

Terpisah, Wakapolda Malut, Kombes Pol Lukas Akbar Abriari memastikan, Polda akan menindaklanjuti.setiap.laporan yang masuk, "pada intinya kami akan tindaklanjuti kalau laporan itu (pemyebaran imformasi hoax-red), sudah masuk,” tegas Wakapolda.

Oramg nomor dua di jajaran Polda Malut itu menghimbau kepada.seluruh masyarakat di Maluku Utara utamanya pengguna medsos agar lebih bijak dalam menggunakan medsos.(thy)


Reporter: Fadli

BERITA TERKAIT