Home / Berita / Hukrim

Mayat Tinggal Tengkorak dan Tulang Ditemuka Warga Akelamo di Kebun, Diduga Korban Gantung Diri

16 November 2019
Tim Polres Halbar saat identifikasi dan olah TKP
HALBAR, OT - Warga desa Akelamo, Kecamatan Sahu Timur, Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara, menemukan mayat tanpa identitas dengan kondisi mengenaskan, Sabtu (16/11/2019) sekitar pukul 17.30 wit sore tadi.
 
Penemuan mayat tinggal tengkorak dan tulang tersebut menggegerka warha desa Akelamo, yang ditemukan oleh warga setempat, La Ade di bawah pohon mangga kebun miliknya yang tak jauh dari pasar rakyat Akelamo.
 
Menurut La Ade (43), sudah beberapa bulan atau kurang lebih (dua bulan terakhir ) sering mencium bau tak sedak, ternyata bau bersumber dari mayat yang ada di bawah pohon mangga.
 
Menurutnya, ditemukannya mayat itu sore tadi berawal disaat dirinya berencana mengambil buah mangga karena istrinya sedang ngidam dan ingin makan buah mangga. Sesampainya di pohon mangga saksi melihat ada gumpalan bangkai yang mencurigai. 
 
Dengan demikan saksi langsung balik, dan memanggil sejumlah warga sekitar untuk sama-sama melihat bangkai tersebut. Lalu berinisiatif untuk melapor ke ketua RT setempat dan ke Polsek Sahu. 
 
Kapolres Halmahera Barat, AKBP Aditya Laksimada, ketika dikonfermasi, Sabutu (16/11/2019) malam, membenarkan adanya temuan mayat teraebut.
 
Orang nomor satu di Polres Halbar mejelaskan, sekitar pukul 17.00 wit tadi, tim ident kord Polres Halbar, bersama dengan petugas RSUD Jailolo melakukan proses identifikasi, namun karena jenazah sudah tidak utuh, maka belum dapat diungkap identifikasi jenazah itu.
 
Selain itu dilanjutkan Kapolres, jenazah saat ditemukan sisa tengkorak dan tulang itu terlihat jelas yang terbungkus baju dengan bergambar tengkorak.
 
"Ada sebagian tulang kerongkongan yang terlilit diatas pohon seperti sisa orang gantung diri," jelas Aditiya, malam tadi.
 
Sekedar diketahui sampai saat ini pasca ditemukannya sesosok mayat di Desa Akelamo tepatnya dibelakang pasar Akelamo belum ada keluarga yang datang melaporkan kehilangan anggota keluarganya, sehingga identitas korban belum dapat dipastikan sampai saat ini.


Reporter: Hasarudin Harun

BERITA TERKAIT