TERNATE, OT - Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Ternate Utara, Iptu Afrian Batti menyatakan, kasus menonjol.yang ditangani Polsek Ternate Utara, adalah kasus asusila.
"Untuk kasus yang ada ditangani Polsek Ternate Utara, yang paling menonjol, kasus kebakaran tetapi yang lebih menonjol lagi yakni kasus pencabulan," ungkap Kapolsek kepada indotimur.com di ruang kerjanya Selasa (27/8/2019).
Kata dia, meningkatnya kasus asusila di wilayah hukum Polsek Ternate Utara merupakan sebuah pekerjaan rumah yang harus segera ditangani secara serius. "Tentu, saya akan lakukan koordinasi dengan Kanit Binmas dan PPA Polsek Utara untuk melakukan upaya-upaya bersama antara Binmas dan unit PPA untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat di Kelurahan yang ada di Ternate Utara," ungkap Kapolsek yang belum lama menjabat selaku Kapolsek Ternate Utara.
Meski mengaku, di wilayahnya.kasus asusila paling menonjol, namun Kapolsek belum mengcover secara rinci jumlah kasus dan penanganannya, "walaupun kasus pencabulan lebih menonjol namun saya belum bisa merinci berapa jumlah kasus pencabulan karena belum didata semua, tetapi untuk sementara berdasarkan Laporkan Polisi (LP) itu total.ada 42 kasus, itu.secara leseluruhan, kita belum rinci kasus pencabulan," sebut Kapolsek.
Dari 42 LP, sambung Kapolsek, 12 kasus sudah masuk P21, 16 kasus pada tahapan sidik, kasus dalam.tahap lidik 5 kasus, sedangkan sisanya masih SP3, ADRT, dan ada juga yang sudah limpahkan, "tentu dari 42 kasus ini sudah sesuai dengan hasil penyampaian penyidik Polsek Utara kepada saya," ungkapnya.
Kapolsek menambahkan, dari 42 kasus yang ditangani Polsek Ternate Utara, kasus asusila.menjadi perhatian, "maka dari itu, saya akan perintahkan Kanit Binmas dan unit PPA agar secepatnya melakukan upaya-upaya pencegahan dalam waktu dekat," tegas Kapolsek seraya berharap, dengan upaya-upaya sosialisasi, jumlah kasus asusila dapat ditekan. (ian)









