HALBAR, OT - Kepolisian Resort (Polres) Halmahera Barat (Halbar) tidak menemukan tanda-tanda kekerasan fisik terhadap sesosok mayat laki-laki tanpa identitas yang ditemukan pada pertengahan November tahun lalu di Desa Akelamo, Kecamatan Sahu, Kabupaten Halbar.
Informasi dihinpun indotimur.com, pihak Kepolisian melakukan otopsi mayat misterius tersebut karena mendapatkan laporan orang hilang pada bulan Januari tahun 2020, dari keluarga, Ulfa M Saleh warga Desa Susupu, yang melaporkan anak laki-laki bernama Dasril Swuardi (27) sejak empat bulan menghilang.
Dasril dilaporkan hilang sejak 17 Oktober 2019 sampai Januari 2020 dengan menggenakan kaos putih dan celana panjang jeans warna hitam.
Kapolres Halbar AKBP Aditiya Laksimada kepada indotimur.com Jumat (21/02/2020) mengatakan, aktivitas otopsi dilaksanakan sejak pukul 08.45 WIT sampai dengan selesai pukul 10.10 WIT di Tempat Pemakaman Umum (TPU), Desa Akelamo, Kecamatan Sahu.
Kapolres menyatakan, dalam otopsi ini, melibatkan tim Pusdokkes Mabes Polri, AKBP dr. Ratna Relawati bersama Ris Prastyo, dan Urdoksik Biddokkes Polda Malut, dibantu personil Polres Halbar, dari unit Reskrim, tim Identifikaai serta Urkes Polres Halbar
"Diperiksa jenazah, kelamin laki-laki, perkiraan usia, lebih 25 tahun, tinggi badan 162-164 cm, pakaian kaos warna abu-abu dengan gambar tengkorak bagian depan bertuliskan BIG BOS, celana pendek semi jeans warna hitan, dua saku, kondisi jenazah sudah membusuk," kata AKBP Aditya.
Orang nomor.satu di jajaran Polres Halbar menjelaskan, dalam proses otopsi untuk bagian organ dalam, sudah lisis atau tidak ada karena pembusukan lalu pada jaringan kulit dan otot sebagian besar juga telah membusuk (lisis)
"Tidak didapatkan tanda-tanda kekerasan pada jaringan luka dan tidak terdapat kekerasan pada jaringan keras (tulang), dari pemeriksaan/otopsi tidak didapatkan sebab kematian sehingga tidak dapat disimpulkan,"ungkapnya.
Terkait dengan pengambilan sampel untuk Deoxyribo Nucleic Acid (DNA) itu dari tulang lengan atas kiri jenazah lalu ada pun darah dan air liur dari ayah (masih terduga) dari jenazah yang identitasnya masih misterius tersebut
" Ya kan hasil DAN tidak bisa cepat. Mungkin satu bulan," ucap Kapolres seraya menyebut selama kegiatan otopsi, kondisi aman dan lancar. (deko)








