Home / Berita / Hukrim

Gara-Gara Hutang Seorang Pemuda Dikeroyok Ayah Dan Anak

28 Agustus 2019
Kapolsek Ternate Selatan, AKP Catur Erwin Setiawan

TERNATE, OT - Dipicu masalah hutang piutang, seorang ayah dan anak nekat melakukan penganiyaan terhadap seorang pemuda di kelurahan Gambesi Kecamatan Ternate Selatan.

Akibatnya, ayah dan anak terpaksa harus berurusan dengan pihak Kepolisaan Sektor (Polsek) Ternate Selatan.

Data yang dihimpun indotimur.com menyebutkan, kasus pengeroyokan terjadi pada hari Sabtu  (24/8/2019), di RT.05/RW.04 Keleurahan Gambesi.

Kapolsek Ternate Selatan, AKP Catur Erwin Setiawan, menjelaskan, kronoligi pengeroyokan bermula saat korban Fikram (23) sedang beristirahat dan mendengar suara keributan di ruang tamu.

Keributan di.ruang tamu itu, beasal dari adu mulut antara ayah Fikram dengan Ikbal dan Rusna yang hendak menanyakan kata-kata yang dikeluarkan Fikram beberapa waktu lalu di rumah Ikbal.

Merasa istirahatnya terusik, Fikram kemudian mengusir Ikbal (61) dan Rusna (38), yang datang ke rumah Fikram untuk mempertanyakan perkataan Fikram saat bertandang ke rumah Ikbal beberapa waktu lalu untuk menagih hutang.

Sempat terjadi adu mulut yang berujung pemukulan yang dilakukan Ikbal dan Rusna terhadap Fikram, sehingga Fikram mengalami memar pada wajahnya.

Mendapat perlakukan sepertinitu, Fikram kemudian mendatangi Polsek Ternate Selatan untuk melaporkan kasus penganiayaan untuk diproses.

Setelah dimediasi pihak Polsek Ternate Selatan, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan.

"Untuk permasalahan ini, sudah dilakukan penyelesaian dengan cara berdamai antara kedua belah pihak, dan para pelaku sudah membuat pernyataan untuk meminta maaf kepada korban," pungkas Kapolsek. (ier)


Reporter: Irfansyah

BERITA TERKAIT