Home / Berita / Hukrim

Dugaan Kasus Pemalsuan Tandatangan Kades Pelita Menunggu Keterangan Ahli

03 Januari 2020
Kapolsek Bacan, IPTU Albertus Mabel, S.I.K

HALSEL, OT - Laporan dugaan pemalsuan tandatangan yang dilakukan oleh Kepala Desa (Kades) Pelita, Sabrun Usman yang dilaporkan sejak Oktober tahun lalu, belum ada perkembangan, padahal sejumlah saksi dan barang bukti telah dikantongi Polsek Bacan.

Dugaan pemalsuan tanda tangan yang dillakukan oknum Kades Pelita itu, untuk memuluskan laporanya selama dua tahun berturut-turut, sejak tahun 2017 hingga 2018.

Sekretaris Desa (Sekdes) Pelita, kepada indotinur.com, Jumat (3/1/2020), melalui telepon selularnya memgaku dugaan kasus pemalsuan tanda tangan yang dilakukan oknum Kades telah dilaporkan sejak bulan Oktober tahun lalu, hanya saja hingga saat ini, Sekdes selaku pelapor belum menerima tindak lanjut laporam tersebut.

Meski demikian, Sekdes memgaku, sejumlah saksi telah diperiksa terkait laporan dugaan pemalsuan tanda tangan tersebut, "laporannya sudah kami masukan sejak bulan Oktober 2019 lalu, dan katanya sudah masuk ke laboratorium serta pemeriksaan saksi, namun sekarang tidak ada kabar," terang jSekdes Pelita melalui telepon selularnya.

Kata dia, laporan yang disampaikan bersama masyarakat dan Ketua BPD, telah disertai bukti-bukti yang dilakukan oleh oknum Kades, "yakni 2 tahun anggaran RKPDES laporanya dipalsukan tandatangan, ini dilajukan karena selama beberapa tahun terakhir, Kades, tidak pernah melibatkan Sekdes dalam urusan pengelolaan desa, olehnya itu, kami merasa kecewa dengan sikap yang diambil oleh atasanya," kata Sekdes. 

"Jadi dua tahun anggaran itu laporan pertanggungjawabanya, tandatangan saya dipalsukan oleh Kades," tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Bacan, IPTU Albertus Mabel, saat dikonfirmasi, membenarkan telah memeriksa 7 orang saksi terkait laporan dugaan pemalsuan tanda tangan.

"Sebentar malam anggota saya ke Ternate untuk minta keterangan ahli di Ternate, setelah kembali baru hasilnya seperti apa, nanti disampaikan," kata Kapolsek

Saat ini lanjut dia, polisi  terus melakukan pengumpulan bukti-bukti lainnya, termasuk memeriksa saksi-saksi lainnya. (iel)


Reporter: Sahril Samad

BERITA TERKAIT