TERNATE, OT - Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Maluku Utara mengaku masih melakukan pendalaman terhadap akun facebook atas nama Sukri Idrus yang dilaporkan dua organisasi profesi kesehatan beberapa hari lalu.
Direktur Krimsus (Dirkrimsus) Polda Maluku Utara, Kombes (Pol) Alfis Suhaili kepada indotimur.com mengaku telah menerima laporan dari Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Maluku Utara dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Ternate.
Kata dia, laporan dugaan penghinaan terhadap profesi kesehatan itu, telah dibuat Laporan Polisi (LP) dan penyidik tengah melakukan tahapan penyelidikan terhadap pemilik akun tesebut.
"Memang kemarin penyidik sudah menerima laporanya dan tinggal penyidik melengkapi laporan untuk dilakukan konfirmasi kembali untuk dilakukan pendalaman atas kasus ini," kata Alfis.
Menurutnya, jika memang cukup bukti, maka penyidik akan melanjutkan penyelidikan dan penyidikan.
Kepada indotimur.com baru-baru ini, Alfis mengaku, setelah diperiksa penyidik, pemilik akun belum ditahan karena pihaknya masih melakukan pemeriksaan dan pengumpulan bukti lain yang mendukung proses hukum terhadap yang bersangkutan.
"Kami juga akan membutuhkan pendapat ahli maupun pendapat ahli bahasa dan ahli pidana untuk melakukan pengkajian atas apa yang sudah diposting oleh akun facebook tesebut," pungkasnya.
Sebelumnya, dua organisasi profesi kesehatan yakni Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Maluku Utara dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Ternate, melaporkan akum facebook atas nama Sukri Idrus ke Polda Maluku Utara.
Akun atas nama Sukri Idrus itu, dilaporkan dua organisasi profesi kesehatan ke Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Malut karena dinilai telah menghina profesi bidan.
Dalam.statusnya yang diunggah pada Kamis (2/4/2020), akun facebook atas nama Sukri Idrus menulis :
Banyak cerita medis di medsos yg konon katannya berjuang/cegah melawan covidl 9 di wilayah maluku utara, emangnya udah brpa banyak org yg meninggal krna corona? Trus yg berkoar koar perawatlah kebidananlah bikin status sana siniliah biar bangga dilihat org gitu, hei dokter aja ngga banyak ngomong soal covidl 9, kapasitas anda itu hanya mengurus pasien bersalin. Trus lebihnnya paling luka" kena benturan itu aja ko malah ambisi dokter, heraan
Status ini kemudian dihapus oleh yang bersangkutan, sayangnya status yang dibuat yang bersangkutan terlanjur discreenshoot oleh sejumlah wagnet dan diviralkan. (ian)








