Home / Berita / Hukrim
20 Mei 2019

Diduga Stres, Seorang Pria di Kota Ternate Akhiri Hidupnya Dengan Gantung Diri

Ilustrasi

TERNATE,  OT- Seorang pria inisia FO (36), warga Kelurahan Kayu Merah, Kecamatan Kota Ternate Selatan, Kota Ternte, Maluku Utara (Malut), mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di rumahnya, Senin (20/5/2019).

Berdasarkan informsi yang dihimpun indotimur.com di lapangan, kejadian tersebut pertama kali diketahui ibunya sekitar puku 18.00 Wit.

Kapolsek Ternate Selatan, AKP Catur Erwin Setiawan ketika dihubungi membenarkan adanya kejadian bunuh diri di Kelurahan Kayu Merah.

Kata Kaapolsek, sesuai keterangan dari saksi yang merupakan ibu kandung korban Hawa Ruray, awalnya korban bersama bapaknya di kamar depan yang sedang sakit, sementara ibunya tidur di kamar belakang. "Sekitar pukul 18.00 WIT ibunya bangun dan melihat korban sudah tergantung  di pintu dekat kamar menggunakan tali jemuran," jelas Kapolsek.

Melihat posisi korban, ibunya kemudian memanggil nama korban berulang kali namun tidak dijawab, sehingga ibu korban langsung keluar dari rumah lalu meminta tolong ke tetaangga. "Salah satu warga bernama M. Isra Tamrin yang kebetulan lewat lalu masuk ke dalam rumah dan melihat korban dalam keadaan tergantung, sehingga menurunkn korban dan langsung ke polsek untuk melaporkan kejadian ini," tutur Kapolsek.

Selain itu, kata Kapolsek, berdasarkan keterangan ayah korban, bahwa FO sudah beberapa hari lalu mencoba melakukan bunuh diri dengan mengunakan parang, tapi ayahnya selalu mengingatkan kepada korban jangan melakukan hal yang dilarang Allah.

"Keterangan ayah korban, bahwa anaknya mengalami  steres sudah 2 tahun. Tapi tidak disampaikan penyebab stresnya apa," katanya.

Dengan adanya peristiwa ini, keluarga korban tidak mau diproses. "Tim identifikasi Polres Ternate ke tempat kejadian tapi keluarganya menolak untuk diproses dengan alasan telah menerima kematian korban yang menurutnya sudah secara wajar," tutur Kapolsek.(red)


Reporter: Randy Basri