TERNATE, OT - Komandan Satuan Brigade Mobil (Dansat Brimob) Polda Maluku Utara (Malut) Kombes (Pol) Budi Satrijo mengaku, kondisi kesehatan Juandi Umamit anggota Brimob Polda Malut yang menjadi korban pengeroyokan sekelompok pemuda di lingkungan Jerbus, berangsur membaik.
"Saya minta kepada anggota agar tidak ada gerakan tambahan lagi, kita Polisi, TNI dan masyarakat ini 'kan sudah saling menyatu," kata Dansat Brimob kepada wartawan termasuk indotimur.com, Kamis (14/11/2019) usai upacara HUT Brimob di lapangan Ngara Lamo Ternate.
Dia menyebut, insiden pengeroyokan yang dilakukan sekelompok pemuda terhadap anggota Brimob yang bertugas di Renmin Polda Malut itu, berakar dari minuman keras (miras).
Untuk itu, Dansat mengimbau kepada masyarakat Kota Ternate agar menghindari miras, sebab bisa berakibat fatal, bukan hanya pada diri sendiri tetapi juga pada orang lain.
"Untuk itu kepada masyarakat agar menghindari miras, karena bisa memberikan dampak yang tidak baik bagi dirinya sendiri juga bagi orang lain, jika punya kemanusian pasti sadari hal itu," pesan Dansat.
Dansat Brimob menambahkan, hingga saat ini kondisi korban pengeroyokan sudah mulai membaik, "dari hari ke hari sudah mulai pulih, dan kami terus melakukan kontrol terhadap kondisi korban," sebut Dansat.
"Kami juga sudah melaporkan ke Kapolda terkait perkembangan kesehatan korban," pungkasnya. (ian)








