Home / Indomalut / Halut
23 Agustus 2019

Gelar Seminar Kesehatan Internasional, STIKMAH Tobelo Teken MoU Dengan India

Foto bersama STIKMAH Tobelo dengan tamu undangan Seminar Kesehatan Internasional

TOBELO, OT - Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makariwo Halmahera (Stimah) Tobelo, di Kabupaten Halmahera Utara (Halut) Provinsi Maluku Utara (Malut), menggelar seminar kesehatan internasional pada 23 hingga 24 Agustus 2019.
 
Seminar dibuka secara resmi oleh Asisten I Bupati Halut, E.J Papilaya dan dihadiri delegasi Lembaga Layanan Tinggi Wilayah XII Maluku-Malut, Forkopimda Halut, staf dosen Stikmah Tobelo dan tamu undangan.
 
Dalam seminar selaku pembicara internasional oleh Dr. Chinnappan Basker Thertrakter Mahaweer University India, M. V. Rendy Phd. Piyanut Cuti, MNS, RN Proffesor Faculty of Nursing Xiang Mai University Thailand, Hiromi Ogasawara RN Kailoukai Medical Foudetion Nagoya Jepang, Judith Magawilang, MAN, MAD, Nursing RN Dean Shcool Of Nursing University of the Childeleras, Bahuio City Philipiness. Peserta seminar yang terdiri mahasiswa Stikma, Alumni dan umum.
 
Ketua Stikmah Tobelo, dr. Arend L Mapanawang menyampaikan, terkait dengan industri 4.0 terjadi perkembangan yang luar biasa mempengaruhi dunia industri. "Jika kita terlambat berinovasi saat ini, dengan adanya perkembangan digital maka bisa tergilas dengan perkembangan jaman. Kita terlambat merespon dan berinovasi maka kita tertinggal," jelas Arend saat menyampaikan sambutannya.
 
Kata dia, saat ini STIKMAH Tobelo mengembangkan bidang inovasi untuk  merespon perkembangan industri 4.0 yang perkembangannya cukup pesat, sehingga berdampak pada sejumlah dunia industri lain tergilas. "Seperti di mal-mal dan jalan tol semua menggunakan sistem digital. STIKMAH Tobelo satu-satunya lembaga pendidikan tinggi swasta yang telah mewakili inovasi Indonesia day di Jerman beberapa bulan lalu," ungkapnya.
 
Selain itu kata Arend, 4000-an institusi pendidikan tinggi di Indonesia, hanya 9 kampus yang mengikuti inovasi Indonesia day di Jerman sebagai peserta, salah satunya Stikmah Tobelo. Namum STIKMAH masih banyak kekurangan yang dimiliki. Saat ini sementara dibangun pabrik Herbalove, gedung Rektorat dan perumahan dosen.
 
"Stikmah Tobelo salah satu kampus swasta yang memiliki pabrik herbal di Indonesia. Inovasi sangat penting bagi kampus yang mana Presiden RI menginginkan kampus harus dihilerisasi. Bahkan ada dosen internasional di Stikmah Tobelo yang sementara di urus dokumennya," tutur Arend.
 
Mewakili Kepala Lembaga Layanan Tinggi Wilayah XII Maluku-Maluku Utara, Kepala Bidang Kemahasiswaan dan Akademik, Nel Matakena mengatakan, berbagai temuan inovasi yang dilakukan oleh Stikmah Tobelo dibidang kesehatan seperti Golobe, pangi dan laor di jadikan obat herbal. Bahkan obat herbal untuk penyakit HIV/AID.
 
"Riset yang dilakukan oleh Stikmah menjadi kebanggaan bagi Maluku Utara dan Indonesia di tingkat internasional. Riset yang dilakukan secara mandiri oleh dosen Stikmah, tanpa bantuan seperti di kampus yang lain," tandasnya.
 
Menuritnya, secara tidak sengaja Stikmah Tobelo telah menjadi perwakilan di tingkat internasional oleh dr Arend. Sehingga diharapkan kepada mahasiswa lebih giat menekuni bidang studinya dan pimpinan Stikmah menjadi teladan untuk kemajuan secara pribadi.
 
"Pembangunan pabrik obat herbalove demi membantu masyarakat secara kesehatan maupun tenaga kerja. Untuk itu diharapkan perhatian Pemprov Malut dalam pengembangan sumber daya bagi Stikmah Tobelo," harapnya.
 
Sementara Asisten I Bupati Halut E J. Papilaya menyampaikan, Stikmah Tobelo menjadi icon di Halmahera Utara, inovasi merupakan menjadi utama pada perkembangan industri. "Kami sangat memberikan apresiasi sebuah ivent internasional yang dilaksanakan saat ini. Kalau bukan Stikmah Tobelo dipastikan para undangan dari luar negeri tidak akan datang ke sini. Itu karena rasa cinta terhadap Stikmah dan Halut," jelasnya.
 
Papilaya berharap, para mahasiswa harus berbangga kuliah di Stikmah Tobelo. Apalagi saat ini perkembangan industri digital begitu luar biasa. Karena Stikmah Tobelo dengan inovasi herbalove untuk kesehetan. "Stikmah untuk Halut, Malut dan Indonesia yang semakin kita mencintai. Agar daerah ini semakin berkembang," tandasnya.
 
Untuk diketahui, pada pembukaan seminar kesehatan internasional sekaligus dilakukan penandatangan nota kesepahaman (MoU) STIKMAH Tobelo dengan Thertrakter Mahaweer University India oleh Dr. Chinnappan Basker. Kerja sama yang dilakukan soal peningkatan mutuh pendidikan, pengembangan inovasi serta pemasaran obat herbal. 


Reporter: Donis Katengar