HALSEL, OT - Sultan Bacan Muhammad Irsyad Maulana Sjah secara resmi mengukuhkan Pengurus Asosiasi Gemstone Kolano Bacan Kabupaten Halmahera Selatan.Jumat (30/1/2016) di aula Kantor Bupati Halmahera Selatan.
Pengukuhan asosiasi yang mengusung tema “Bacan Mendunia, Masyarakat Sejahtera, Budaya Terjaga” itu, turut dihadiri Bupati Halmahera Selatan, Forkopimda, perangkat adat Kesultanan Bacan, serta para pelaku usaha dan pengrajin batu Bacan di Kabupaten Halmahera Selatan.
Ketua Asosiasi Gemstone Kolano Bacan Halmahera Selatan, M. Husni Muslim, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin asosiasi.
Dia berkomitmen menjalankan amanah tersebut sebaik mungkin demi kemajuan dan kesejahteraan para pengrajin batu Bacan.
“Mari kita bangun kerja sama dan solidaritas antaranggota agar Asosiasi Gemstone Kolano Bacan benar-benar menjadi motor penggerak kemajuan batu Bacan ke depan,” tutur M. Husni.
Sementara itu, Bupati Halmahera Selatan, dalam sambutannya menegaskan, kehadiran Asosiasi Gemstone Kolano Bacan menjadi kunci penting dalam menjaga kelestarian dan eksistensi batu Bacan sebagai warisan budaya daerah.
Bupati Bassam juga menyampaikan apresiasi kepada para pengusaha dan pekerja batu Bacan yang telah berinisiatif membentuk wadah organisasi guna menjaga keberlangsungan komoditas khas Halmahera Selatan tersebut.
“Batu Bacan bukan hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga merupakan bagian dari identitas dan warisan budaya daerah. Kehadiran asosiasi ini menjadi langkah strategis untuk menjaga kelestariannya,” kata Bupati.
Bupati berharap Asosiasi Gemstone Kolano Bacan dapat menjadi wadah yang solid dalam mengatur tata kelola usaha batu Bacan agar lebih tertib, berkelanjutan, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Pemerintah daerah, lanjutnya, juga terus berupaya menyiapkan regulasi dan perizinan agar seluruh pelaku usaha dapat bekerja secara aman dan nyaman.
Hal yang sama juga disampaikan Sultan Bacan, Sultan Muhammad Irsyad Maulana Albaqir Sjah, yang menilai pembentukan asosiasi ini sebagai momentum penting untuk merangkul para pelaku usaha lokal agar dapat berkembang lebih maju dan profesional.
Menurut Sultan, pengelolaan batu Bacan harus dilakukan dengan tetap mengedepankan nilai budaya dan kearifan lokal, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
(@by)








