Home / Indomalut / Ternate

Bangkitkan Marwah Perjuangan, Gemusba Reborn Resmi Dikukuhkan di Bawah Panji Kesultanan Ternate

06 Januari 2026
Sultan Ternate ke-49, Hidayatullah Mudaffar Sjah, secara resmi mengukuhkan dan melantik pengurus Gemusba Reborn (foto_ier)

TERNATE, OT – Sultan Ternate ke-49, Hidayatullah Mudaffar Sjah, secara resmi mengukuhkan dan melantik pengurus Generasi Muda Sultan Babullah (Gemusba) Reborn dalam sebuah upacara khidmat di Kedaton Kesultanan Ternate. Organisasi yang kini menyandang nama "Reborn" tersebut diharapkan menjadi motor penggerak intelektual muda di Maluku Utara.

Dalam prosesi pelantikan, Sultan menyerahkan bendera pataka organisasi sebagai simbol dimulainya perjuangan baru. Ia menekankan pentingnya menjaga "Adat Se Atorang" dan loyalitas terhadap amanah kesultanan.

Dalam sambutannya, Sultan Hidayatullah Sjah mengisahkan sejarah panjang Gemusba yang berakar sejak tahun 1966 dengan nama Pemuda Dewan Adat (PDA). Dia menegaskan bahwa kelahiran kembali Gemusba di tahun 2026 ini harus tetap memegang teguh prinsip utama yakni tidak terjun ke kancah politik praktis.

"Berpolitik bukan tidak boleh, silakan saja, tapi jangan bawa Gemusba ke dalam kancah politik. Jadikanlah jalur politik untuk membesarkan Gemusba, namun secara organisasi, kalian harus tetap netral," tegas Sultan di hadapan para pengurus.

Sultan juga berpesan agar para pemuda mengedepankan perjuangan intelektual. "Mungkin zamannya sudah berbeda, kalian tidak harus sama dengan kami di masa lalu, tapi setidaknya bertempurlah secara intelektual. Gunakan bekal pendidikan kampus untuk memajukan potensi daerah," tambahnya.

Ketua Umum Gemusba Reborn, Jou Ngofa Ismuul Sujud menyatakan bahwa penyematan kata "Reborn" merupakan komitmen untuk membangkitkan kembali marwah perjuangan pemuda di bawah inspirasi Sultan Babullah sebagai simbol kedaulatan dan pemersatu.

"Gemusba Reborn adalah rumah besar bagi seluruh pemuda Maluku Utara. Kami bukan kendaraan politik. Fokus kami adalah menjadi pelayan masyarakat, menjaga martabat kesultanan, dan melawan keterbelakangan serta eksploitasi lingkungan yang merusak," ujarnya.

Dikesempatan itu, Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, juga memberikan apresiasi tinggi atas terbentuknya kepengurusan baru ini. Beliau menilai Gemusba sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial di bumi Moloku Kie Raha.

"Saya sangat setuju dengan pesan Sultan agar organisasi ini tidak ditarik ke politik praktis. Kami butuh energi pemuda yang kritis namun solutif. Gunakan inovasi kalian untuk mengelola sumber daya alam kita yang melimpah demi kesejahteraan rakyat," tutur Wagub.

Acara pelantikan ini juga dihadiri oleh perwakilan Forkopimda Provinsi dan Kota Ternate, para tokoh adat (Bobato Adat), serta tokoh masyarakat. Dengan pengukuhan ini, Gemusba Reborn diharapkan mampu mengulang sejarah emasnya sebagai pelindung masyarakat dan penggerak kemajuan Maluku Utara di masa depan.

 (ier)


Reporter: Irfansyah
Editor: Redaksi

BERITA TERKAIT