Home / Ekonomi / Bisnis
23 April 2019

Kembangkan IKM, Disperindag Kota Ternate, Buka Jaringan Di Kota Bogor

Foto Bersam Rombongan Disperindag Kota Ternate Dengan Disperindag Kota Bogor

BOGOR, OT - Untuk lebih mengembangkan produk olahan sirup pala, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate, menyambangi sejumlah pelaku Usaha Industri Kecil dan Menenggah (IKM) di Kota Bogor Jawa Barat.

Selain mengunjungi pelaku IKM, Disperindag Kota Ternate juga mengunjungi kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bogor Jawa Barat, yang diterima oleh Sekretaris Disperindag Kota Bogor Dinar Dahlia Nalan.

Selain berdiskusi, rombongan Disperindag Kota Ternate juga belajar untuk mengembangkan produk olahan sirup pala pada sejumlah pelaku Usaha Kecil dan Menenggah di Kota Bogor.

Kepala Seksi Sarana dan Usaha Industri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ternate, Talha Husen mengatakan, selain bersilaturrahmi, kunjungan Disperindag Kota Ternate ke kantor Disperindag Kota Bogor, guna membuka akses kerjasama dalam program pembinaan IKM.

Kata dia, kunjungan ini selain untuk bertukar informasi, kunjungan juga diamanfaatkan untuk memperoleh informasi tentang program kegiatan yang populis dan efektif untuk diterapkan sesuai dengan kondisi industri di Kota Ternate.

"Salah satu agenda dalam rangkaian kunjungan ini yaitu melihat secara langsung proses produksi sirup pala "Cielo" yang merupakan produk unggulan minuman pala di Kota Bogor. Cielo Food Industry telah berdiri sejak tahun 2012 dan saat ini mampu memproduksi sebanyak 24.000 botol per bulan," kata Talha.

Dalam kunjungan ke sentra produksi Cielo Food Industry, rombongan Disperindag Kota Ternate diterima langsung oleh Alex selaku owner Cielo Food Industry.

Dalam keterangannya, Alex yang juga merupakan trainer dalam bidang olahan buah pala di beberapa daerah di Indonesia ini menyatakan, kunci keberhasilan dalam mengembangkan usaha minuman pala Cielo adalah selalu berinovasi baik dalam cita rasa, produk maupun desain kemasan.

Alex mengatakan, kemajuan suatu usaha bukan hanya terletak pada penggunaan peralatan serba canggih tetapi bagaimana memanfaatkan sumber daya yang ada secara maksimal dan mampu membaca peluang sehingga menghasilkan produk yang diminati masyarakat,

Selain mengunjungi Cielo Food Industry, rombongan juga mengunjungi Salam Rancage, salah satu kelompok usaha yang berawal dari komunitas peduli lingkungan yang mengolah barang bekas berupa koran menjadi produk yang bernilai jual dan telah menembus hingga ke pasar Eropa

Pemilik Founder "Salam Rancage" Tri Permana Dewi mengatakan, keterampilan dan kreatifitas bisa diasah seiring berjalannya waktu, "yang dibutuhkan adalah keseriusan dan ketekunan serta niat baik  dalam berusaha sehingga menjadi amal yang baik," kata Tri kepada rombongan Disperindag Kota Ternate.

Dalam paparannya, Tri mengatakan, salah satu kegiatan rutin kelompok ini adalah Kampung Koran yaitu mengajak masyarakat sekitar yang semuanya adalah ibu-ibu rumah tangga untuk menganyam dan membuat produk dari koran.

"Awal kegiatan hanya terdiri dari 6 orang ibu RT hingga sekarang berjumlah 93 orang yang mampu menghasilkan 250 jenis produk dengan total produksi 1000-2000 pc satu bulan," pungkas Tri.(red)


Reporter: Randy Basri